ADVERTISEMENT

Pesta Juara Sudah, Sekarang Waktunya Madrid Liburan dan Berbenah

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 31 Mei 2022 09:30 WIB
MADRID, SPAIN - MAY 29: Head coach of Real Madrid Carlo Ancelotti (3rd R) is seen as Real Madrid team arrives by bus to the traditional celebration at Cibeles, where thousands of fans celebrate the 14th UEFA Champions League victory in Real Madrids history after beating Liverpool 1-0 in the final in Paris, in Madrid, Spain on May 29, 2022. (Photo by Burak Akbulut/Anadolu Agency via Getty Images)
Madrid harus membangun ulang tim di musim depan agar bisa mempertahankan gelar yang diraih musim ini. Foto: Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency
Jakarta -

Real Madrid baru saja menjalani salah satu musim tersukses dalam sejarah. Los Blancos kini harus mempersiapkan tim untuk kembali bertarung musim depan.

Setelah musim lalu berakhir tanpa gelar, musim ini Madrid sukses memenangi tiga trofi sekaligus, yakni Piala Super Spanyol, LaLiga, hingga Liga Champions. Meski begitu, pelatih Carlo Ancelotti tak bisa bersantai lama-lama di musim panas.

Madrid akan menjalani jadwal yang padat musim depan. Mereka harus membagi waktu dan tenaga di antara Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Artinya, Ancelotti harus segera menyiapkan tim untuk kembali mengejar sederet gelar di musim depan. Satu yang pasti, skuad miliknya tak akan lagi sama.

Isco, Marcelo, dan Gareth Bale sudah dipastikan angkat kaki musim panas ini. Mereka memang bukan pilihan utama, tapi itu berarti Madrid setidaknya perlu mencari pelapis sepadan. Jangan sampai pemain utama kurang istirahat.

Selain itu, Madrid juga memiliki cukup banyak pemain yang akan habis kontraknya tahun depan, seperti Nacho, Toni Kroos, Karim Benzema, Marco Asensio, hingga Dani Ceballos. Luka Modric pun kabarnya hanya diberi kontrak baru sampai 2023.

Madrid yang tengah memasuki masa transisi, tentu harus memikirkan regenerasi. Jangan sampai mereka terlalu mengandalkan bintang-bintang senior tanpa menyiapkan penggantinya.

El Real sebetulnya sudah paham ini, bahkan sejak masih dilatih Zinedine Zidane. Itu sebabnya pembelian difokuskan pada pemain-pemain muda. Saat pemain senior masih ada, para youngster ini bisa ditempa agar nantinya siap menjadi pengganti.

Fondasi klub untuk masa depan kini sudah ada dalam diri Vinicius Junior, Rodrygo Goes, Federico Valverde, Thibaut Courtois, Eduardo Camavinga, Eder Militao, David Alaba, hingga Ferland Mendy. Madrid tinggal menambal yang kurang-kurang.

VILLAREAL, SPAIN - JANUARY 03: Karim Benzema of Real Madrid CF celebrates with his teammate Toni Kroos after scoring his team's first goal during the La Liga match between Villarreal CF and Real Madrid CF at Estadio de la Ceramica on January 03, 2019 in Villarreal, Spain. (Photo by Alex Caparros/Getty Images)Para pemain seperti Kroos dan Benzema harus mulai dicari penggantinya. Foto: Getty Images/Alex Caparros

Antonio Rudiger dikabarkan tinggal menunggu waktu diresmikan. Sementara Aurélien Tchouaméni tengah diburu, sembari menanti jawaban dari AS Monaco. Sejauh ini, pergerakan Madrid di bursa transfer masih berada di jalan yang benar.

Mungkin satu sektor yang perlu dicari oleh Ancelotti adalah penyerang yang bisa menggantikan Benzema di masa depan. Di usianya yang sudah 34 tahun, tentu tak mungkin untuk berharap terus kepadanya, meski sekarang ia belum terlihat menurun.

Saat ini, Madrid sudah punya Luka Jovic, namun pemain Serbia itu belum memenuhi ekspektasi. Waktu yang akan menentukan apakah ia bisa mengubah nasibnya di Santiago Bernabeu, atau akhirnya terdepak.

Ancelotti sudah pernah merasakan kegagalan mempertahankan gelar di periode pertama melatih Madrid. Hal itu berujung pemecatan untuknya. Untuk menghindari hal serupa, ia mesti memastikan tim yang akan ia bangun bisa tetap bersaing dan memiliki rasa lapar akan gelar yang sama seperti sebelumnya.

(adp/pur)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT