ADVERTISEMENT

Mariano Diaz Rela Jadi Cadangan Melulu di Madrid Demi Gaji Besar?

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 08 Agu 2022 23:00 WIB
CADIZ, SPAIN - MAY 15: Mariano Diaz of Real Madrid celebrates a goal during the spanish league, La Liga Santander, football match played between Cadiz CF and Real Madrid  at Nuevo Mirandilla stadium on May 15, 2022, in Cadiz, Spain. (Photo By Joaquin Corchero/Europa Press via Getty Images)
Mariano Diaz. Foto: Europa Press via Getty Images/Europa Press Sports
Madrid -

Mariano Diaz tak berniat pergi dari Real Madrid di musim panas ini. Ia ingin menghabiskan kontraknya hingga tahun depan, baru kemudian memulai petualangan baru.

Diaz, 29 tahun, sudah empat tahun terakhir menjadi bagian dari skuad Madrid, tepatnya sejak dibawa pulang dari Lyon pada 2018. Namun ia lebih sering duduk di bangku cadangan ketimbang bermain.

Hal itu bisa dilihat dari jumlah penampilannya di Liga Spanyol. Diaz hanya turun 44 kali dalam empat tahun, mencetak 6 gol. Jika Karim Benzema bisa tampil 12 kali di Liga Champions musim lalu, ia malah baru tampil 10 kali dalam empat musim.

Sungguh aneh jika melihat ada pemain yang mau bertahan selama itu hanya untuk menjadi ban serep. Biasanya, opsi pindah akan ditempuh untuk menyelamatkan karier. Namun tidak bagi Diaz.

Dilaporkan Marca, ia memilih bertahan di Madrid sampai kontraknya habis pada Juni tahun depan. Sebab ia sudah merasa nyaman dengan gaji yang diperolehnya selama di Madrid.

Diaz dilaporkan menerima gaji 4,5 juta Euro per musim atau setara Rp 68 miliar, jumlah yang relatif besar untuk seorang penyerang cadangan. Mungkin ada yang bertanya mengapa ia bisa mendapat gaji sebesar itu, tapi sesungguhnya ia juga tak seburuk itu.

Ia didatangkan ke Madrid usai mencetak 21 gol dalam 45 laga bersama Lyon di musim 2017-18. Ia dibeli untuk melapis Karim Benzema setelah Cristiano Ronaldo pergi. Madrid tentu tak menyangka jika Diaz akan seredup ini.

Diaz diyakini tak akan mendapat bayaran segitu lagi jika pindah dari Madrid, mengingat performa dan usianya saat ini. Oleh sebab itu, ia memilih bertahan sesuai kontraknya. Tak masalah jarang main, tetapi mendapat gaji yang bagus selagi bisa.

Pelatih Carlo Ancelotti diyakini juga sudah tak butuh jasanya sebagai nomor 9. Itu terlihat sejak musim lalu, dan terus berlanjut saat pramusim kemarin, saat Diaz hanya turun selama 20 menit dalam tiga laga di Amerika Serikat.

Jika Benzema berhalangan tampil, Madrid masih bisa memakai Eden Hazard, Rodrygo, atau Marco Asensio di posisi tersebut. Diaz mungkin hanya akan tampil di beberapa laga seperti yang sudah-sudah, itu jika memang Ancelotti ingin memberinya kesempatan.

Diaz sejatinya tak berperilaku buruk di Madrid. Ia hanya dianggap tak memenuhi standar kualitas yang diperlukan oleh Ancelotti. Madrid pun tampak tak terganggu dengan sifatnya yang kurang ambisius itu.

(adp/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT