ADVERTISEMENT

Lewandowski Tertawa Ketika Diteriaki Hala Madrid

Randy Prasatya - Sepakbola
Selasa, 09 Agu 2022 08:20 WIB
Robert Lewandowski during his presentation as a new player of FC Barcelona, in Barcelona, on 05th August 2022. 
 -- (Photo by Urbanandsport/NurPhoto via Getty Images)
Robert Lewandowski tak marah diteriaki Hala Madrid. (Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Jakarta -

Robert Lewandowski sempat diteriaki Hala Madrid saat kembali ke markas Bayern Munich. Mendengar hal itu, Lewy cuma tertawa.

Striker asal Polandia itu mengunjungi Allianz Arena, Senin (1//8/2022) waktu setempat. Lewandowski juga secara pribadi menyapa CEO Bayern Oliver Kahn, Direktur Olahraga Hasan Salihamidzi, rekan satu timnya yang lama, dan tim pelatih yang dipimpin oleh Julian Nagelsmann.

Chef reporter Sport1, Kerry Hau, kemudian mengunggah salah satu momen Lewandowski pada masa kunjungan ke markas Bayern. Dalam video berdurasi 10 detik, terdengar ada suara beberapa orang yang meneriaki Lewandowski "Hala Madrid", yang merujuk kalimat seruan untuk Real Madrid selaku rival Barcelona.

Lewandowski pada saat diteriaki itu sedang mengendarai mobil berwarna merah. Striker berusia 33 tahun tersebut juga tak lupa melambaikan tangannya kepada orang-orang di sekitar.

"Ya, saya mendengarnya dan saya tertawa. Tapi ada juga beberapa orang yang meneriakkan nama saya. Itu sangat bagus," kata Lewandowski kepada Sport1.

"Dalam beberapa pekan terakhir, saya juga bertemu dengan beberapa fans di jalan yang telah menyatakan pengertiannya atas situasi saya dan mendoakan yang terbaik untuk saya," sambungnya.

Lewandowski pergi ke Barcelona meski masih punya kontrak satu musim lagi dengan Bayern. Die Roten sempat tak mau melepas, namun Lewandowski terus mendesak untuk hengkang.

"Saya tahu itu menyakiti banyak fans. Saya bisa mengerti itu dan sekarang saya cuma bisa meminta maaf. Pada saat itu penting dan perlu bagi saya untuk menjelaskan bahwa saya siap untuk perubahan," Lewandowski menjelaskan.

"Pada akhirnya, kita semua adalah manusia. Setelah 12 tahun di Jerman, jelas bagi saya bahwa waktunya telah berakhir. Saya ingin menjelaskannya, dan tentu saja tidak mudah bagi Bayern untuk menerima semua," tegasnya.

(ran/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT