Hazard Jarang Main, Ancelotti Ingkar Janji?

ADVERTISEMENT

Hazard Jarang Main, Ancelotti Ingkar Janji?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 15 Nov 2022 09:45 WIB
Real Madrids Italian coach Carlo Ancelotti (L) congratulates Real Madrids Belgian forward Eden Hazard at the end the UEFA Champions League Group F football match between Celtic and Real Madrid, at the Celtic Park stadium, in Glasgow, on September 6, 2022. - Real Madrid won 3 - 0 against Celtic. (Photo by ANDY BUCHANAN / AFP) (Photo by ANDY BUCHANAN/AFP via Getty Images)
Eden Hazard dijanjikan main lebih sering oleh Carlo Ancelotti (AFP via Getty Images/ANDY BUCHANAN)
Madrid -

Eden Hazard merasa pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti ingkar janji. Sebab, Hazard sempat dijanjikan akan bermain lebih sering musim ini.

Hazard memasuki musim keempatnya bersama Madrid. Tapi, seperti musim-musim sebelumnya, Hazard masih akrab dengan bangku cadangan dan juga ruang perawatan.

Dia sudah melewatkan 73 pertandingan atau hampir sama dengan total dua musim penuh LaLiga. Situasi inilah yang membuat Hazard sempat dispekulasikan masa depannya musim panas lalu.

Hazard sempat dikabarkan ingin pindah, tapi pada akhirnya bertahan. Rupanya saat itu pemain Belgia tersebut sudah bicara empat mata dengan Ancelotti soal kesempatan bermain musim ini.

Ancelotti diklaim berjanji akan menurunkan Hazard lebih sering demi mengembalikan performanya. Tapi, faktanya Hazard baru tampil enam kali di seluruh kompetisi dengan sumbangan satu gol dan satu assist.

Total menit mainnya cuma 229 menit atau tak sampai 40 menit per laga! Kondisi ini membuat Hazard resah karena dia bisa jadi tidak dalam kondisi terbaik saat tampil di Piala Dunia 2022.

Oleh karenanya wajar juga spekulasi masa depan Hazard kembali muncul, kali ini Newcastle United tertarik untuk memboyongnya. Jadi apakah Carlo Ancelott ingkar janji, Eden?

"Kenapa saya jarang bermain bersama Ancelotti? Sebelum musim dimulai, kami sudah bicara dan dia bilang saya akan mendapat kesempatan main lebih banyak," ujar Eden Hazard kepada Marca.

"Tapi faktanya malah jarang. Tapi saya paham kalau Ancelotti tidak selalu bisa menjawab pertanyaan yang sama terus.

"Saya tidak ingin meninggalkan Real Madrid. Mungkin semua bakal berbeda setelah Piala Dunia. Saya ingin bermain, tapi pelatih yang memutuskan."

(mrp/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT