Gara-gara Pendukung Rasis
Zaragoza Terancam Sanksi (Lagi)
Selasa, 03 Okt 2006 23:31 WIB
Zaragoza - Real Zaragoza lagi-lagi terancam sanksi oleh federasi sepakbola Spanyol (RFEF) gara-gara kasus yang sama, yaitu rasisme pendukung. Diperkirakan Zaragoza bakal menerima sanksi cukup berat.Aksi rasis yang terakhir terjadi saat Zaragoza menjamu Levante dalam lanjutan Liga Primera Spanyol, Ahad (1/10/2006) lalu. Pemain Levante berkulit hitam menjadi korban tindakan tidak terpuji pendukung tim tuan rumah.Aksi rasis ini dilaporkan oleh wasit Fernando Teixeira Vitienes yang tidak lain merupakan pemimpin laga tersebut melalui laporan pertandingan. Diungkapkan Teixeira, seperti dikutip Reuters, Selasa (3/10/2006), ia sempat meminta panpel pertandingan untuk mengingatkan pendukung Zaragoza yang melakukan aksi rasisme tersebut, untungnya mereka menggubrisnya sehingga aksi itu berhenti.Aksi tidak terpuji ini bukan kali pertama terjadi saat Zaragoza menjamu tim lawan. Setidaknya sudah dua kali aksi rasisme tersebut terjadi. Adalah Samuel Eto'o menjadi pemain yang paling sering diteriaki dengan teriakan monyet oleh pendukung Zaragoza. Bahkan striker Barcelona ini sempat ngambek dan enggan bermain setelah menerima 'sambutan' tersebut.Tak ayal aksi tidak terpuji pendukung Zaragoza ini membuat manajemen tim harus siap membayar denda dan menerima sanksi yang bisa jadi lebih berat dari sebelumnya. Zaragoza sempat menerima denda membayar 600 euro untuk aksi rasis pertama dan bertambah menjadi 9.000 euro setelah insiden tersebut menimpa Eto'o Februari lalu. RFEF sendiri sudah menyatakan akan menindak tegas tim yang pendukung melakukan aksi rasialis itu. (ian/din)











































