Jelang Liga Spanyol
Mimpi 60 Tahun Sevilla
Jumat, 10 Nov 2006 11:36 WIB
Santander - Sukses menempati puncak klasemen Liga Spanyol, Sevilla semakin percaya diri. Impian menjadi juara yang terpendam selama 60 tahun, kini muncul kembali.Pekan lalu konsistensi Sevilla menunjukkan hasilnya. Saat Barcelona tertahan di Deportivo La Coruna, tim asuhan Juande Ramos itu mengambil alih tahta La Liga dengan kemenangan 2-0 atas Osasuna. Hingga pekan kesembilan, Sevilla mengumpulkan total 21 angka, unggul satu poin dari Barca.Sempurna di kandang merupakan kunci sukses Sevilla. Juara Piala UEFA itu selalu meraih poin penuh di stadion Ramon Sanchez Pizjuan. Dua kekalahan yang dialaminya musim ini terjadi di kandang Barcelona dan Atletico Madrid."Kami harus mempertahankan permainan dan komitmen serta kepercayaan diri kami. Jika kami bisa melakukannya, maka kami pasti mendapatkan sesuatu yang sangat penting," ujar Ramos."Saat ini, yang sudah kami peroleh yakni rasa hormat dari klub-klub lain," tambahnya.Soal kepercayaan diri, Ramos tidak perlu khawatir. Dua gelar bergengsi baru saja direngkuhnya beberapa bulan lalu yakni tropi Piala UEFA dan piala Super Eropa. Jika ada yang paling diincarnya saat ini, itu adalah gelar Liga Spanyol yang terakhir mereka menangkan tahun 1946.Namun menghadapi pertandingan Minggu (12/11/2006) melawan Racing Santander, Sevilla perlu bersiap mengatasi tekanan dari suporter tuan rumah yang selalu memenuhi Estadio El Sardinero. Santander memang terseok-seok di peringkat 14 klasemen sementara. Namun tim asuhan Miguel Angel Portugal itu tidak terkalahkan di enam pertandingan terakhir, sebuah kemajuan besar dibanding tiga pertandingan perdana mereka yang berakhir dengan kekalahan.Kedua tim sama-sama kehilangan pemain inti. Sevilla tanpa winger agresifnya Jesus Navas. Sementara Santander tidak akan diperkuat Jose Moraton yang cedera panjang, dan Antonio Tomas serta Gonzalo Colsa serta Felipe Melo yang terkena hukuman. (lom/din)











































