Barca Berharap Real Terpeleset
Senin, 14 Mei 2007 14:55 WIB
Barcelona - Bak putaran roda, Barcelona kini berada di bawah, sementara Real Madrid di atas. Punggawa Barca akhirnya merasakan yang dirasakan pemain Real hampir sepanjang musim. Setelah berpekan-pekan di puncak klasemen, Barca pasti tergusur Real menyusul hasil seri 1-1 yang diperoleh tim Catalan itu melawan Real Betis, Senin (14/5/2007) dinihari WIB. Barca memang memiliki koleksi poin sama dengan Real. Namun mengingat di La Liga perhitungan pemenang poin sama didasari oleh head-to-head maka skuad besutan Frank Rijkaard harus puas berada di posisi kedua.Untuk pertama kali Carles Puyol cs pun merasakan menjadi pihak yang mengejar --bukan yang dikejar. Puyol pun tak yakin Real bisa menghadapi tekanan. "Real Madrid bakal sangat sulit memenangkan empat pertandingan sisa," sebut kapten tim nasional Spanyol itu seperti dikutip Goal. Jika Puyol yakin Real akan terpeleset sebaliknya, dia meyakini semangat juang rekan-rekannya. "Kunci untuk kami adalah persatuan di kamar ganti, dan memperlakukan empat pertandingan sisa sebagai partai final," sambungnya. Sementara memburu pemimpin klasemen menurut Xavi akan menjadi pekerjaan sulit. Apalagi Barca tetap terancam kehilangan gelarnya, jika bukan oleh Real, oleh Sevilla atau Valencia --yang masing-masing berselisih dua dan empat poin. Walaupun demikian Xavi tidak kehilangan optimismenya. "Mungkin saja memimpin liga bakal sangat mempengaruhi (Real), karena kondisi ini baru dirasakan mereka. Sayang, kini nasib kami tak tergantung kami saja. Meski demikian kami belum kehilangan rasa lapar," tandas gelandang tim nasional Spanyol itu. (mel/ian)










































