Demi Dendam dan Rivalitas Juara

Demi Dendam dan Rivalitas Juara

- Sepakbola
Jumat, 25 Mei 2007 11:10 WIB
Demi Dendam dan Rivalitas Juara
Jakarta - Real Madrid dan Barcelona menghadapi lawan yang mengalahkan mereka di musim ini. Demi balas dendam dan menjaga rivalitas menuju tangga juara, tiga poin jadi harga mati.Dibanding Real yang akan menjamu Deportivo La Coruna, laga Barca kontra Getafe di Nou Camp, Minggu (27/5/2007) dinihari WIB, bisa dibilang punya aroma dendam lebih kental.Dua pekan lalu di ajang Copa del Rey, Getafe melakukan comeback gemilang di leg kedua babak semifinal. Takluk 2-5 saat bertandang ke Catalan, skuad asuhan Bernd Schuster balas menggunduli Barca empat gol tanpa balas.Kekalahan tersebut bukan saja mencoreng wajah Barca dan menutup peluang melangkah ke final. Mental Barca disebut-sebut terganggu dengan hasil tersebut, soalnya beberapa hari berselang skuad besutan Frank Rijkaard ditahan tim papan bawah Real Betis, yang berujung hilangnya tahta klasemen ke tangan Real Madrid."Saat bertanding di Getafe kami merasa menghadapi 24 orang dan saya hanya berharap kami bisa tampil seperti mereka Sabtu nanti di Nou Camp," sahut Samuel Eto'o.Tapi bukan hanya dendam yang diusung Barcelona akhir pekan ini. Dengan tiga laga tersisa di La Liga Primera, sementara empat tim masih berpeluang menjadi juara, kemenangan menjadi harga mati buat The Catalans.Kepercayaan diri Barcelona boleh saja sedang tinggi-tingginya setelah pekan lalu mengandaskan Atletico Madrid 6-0. Tapi Getafe selalu menyimpan potensi untuk membuat kejutan. Tanya saja Espanyol yang ditekuk 1-5 di kandangnya sendiri pekan lalu.Sembilan poin tersisa memang wajib diamankan Barca kalau mau menjaga peluang mempertahankan gelar. Soalnya jumlah itu saja masih belum cukup, mengingat Real yang kini sama-sama mengumpulkan poin 69 masih berada di puncak klasemen.Los Blancos sendiri akan menjamu Deportivo La Coruna pekan ini. Sama seperti Barca, ada sedikit dendam yang dikantongi Raul Gonzales cs lantaran di putaran pertama lalu mereka dipaksa pulang membawa kekalahan 0-2.Melihat posisinya di klasemen sementara, Real jelas lebih diunggulkan atas tamunya yang cuma duduk di angka 13. Apalagi musim lalu ditempat yang sama, Real justru mampu berpesta empat gol tanpa balas atas Super Depor.Peluang Real terpeleset bukannya tak ada sama sekali. Soalnya klub asal Galicia itu selalu mampu memberi perlawanan ekstra sengit. Rekor empat kemenangan atas Real dari delapan pertemuan terakhir di Liga Spanyol adalah buktinya.Sementara itu peringkat tiga Sevilla akan kedatangan lawan sengit saat harus menjamu penghuni peringkat lima, Real Zaragoza. Usai menjuarai Piala UEFA, Sevilla sebenarnya masih berpeluang meraih treble (Liga Spanyol dan Copa del Rey), tapi Juande Ramos tak mau terlalu muluk."Memenangi liga adalah sebuah hadiah besar, finis di posisi dua sangat vital untuk menghindari pra-musim yang sulit karena menuntut tim untuk lebih cepat berada di kamp latihan," ungkap Ramos.Sementara itu Valencia yang terus mengintip dari posisi empat akan mencoba tetap membuka lebar peluang mereka. Di Mestalla, David Albelda dkk akan menjamu peringkat tujuh klasemen Villarreal. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads