Terima Kasih, Reyes, tapi Cukup Sampai di Sini
Senin, 18 Jun 2007 06:08 WIB
Madrid - Bukan Ruud van Nistelrooy, Raul Gonzalez, atau David Beckham pahlawan Real Madrid dalam mengamankan titel Liga Spanyol di partai pamungkas, melainkan Jose Antonio Reyes. Ya. Reyes-lah yang menghidupkan kembali Santiago Bernabeu yang sempat sekarat dinihari tadi, Senin (18/6/2007), ketika Real melangsungkan duel hidup-matinya melawan Real Mallorca.Sekitar 76 ribu penonton tuan rumah, dan jutaan fans Madrid di seluruh dunia, terhenyak ketika gawang Iker Casillas dijebol Fernando Varela di babak pertama. Mereka tambah lemas karena terdengar kabar Barcelona mulai mengungguli Gimnastic.Hingga menit 66 Real tertinggal 0-1. Beckham, yang darinya diharapkan mengalir umpan-umpan akurat, bermain di bawah form. Ia pun ditarik dan pelatih Fabio Capello memasukkan Reyes.Reyes rupanya masuk ke lapangan dengan membawa keberuntungan. Dua menit kemudian, dalam sentuhan pertamanya, ia berhasil menyambar umpan silang datar Gonzalo Higuain dari kotak penalti, dan mengirim bola ke gawang Mallorca.Skor 1-1 membuat fighting spirit anak-anak Madrid bertambah besar. Di menit 80 mereka berbalik memimpin setelah tandukan Mahamadou Diarra tertahan Angelos Basinas dan kiper Miguel Moya tak kuasa menahannya. Real baru benar-benar lega ketika Reyes mengukir gol lagi di menit 83. Dengan tendangan lengkung kaki kiri, ia memastikan gelar juara La Liga tidak jatuh ke tangan Barcelona, yang sebenarnya menang besar 5-1 atas Gimnastic.Tak pelak Reyes adalah pahlawan buat Los Blancos. Namun cerita kepahlawanannya tercipta di saat ia kemungkinan tidak dibutuhkan lagi oleh klub raksasa Spanyol itu.Setelah musim ini berakhir penyerang kidal itu dikabarkan akan dipulangkan ke Arsenal, klub yang meminjamkannya ke Madrid dengan barter Julio Baptista. Tidak seperti dugaan semula, Reyes tidak dipermanenkan kontraknya oleh Real.Begitu antusias diangkut ke Bernabeu, pemain berusia 23 tahun itu gagal meyakinkan Capello untuk senantiasa memainkannya dari menit pertama. Ia pun kesal dengan kurangnya kesempatan yang diberikan sang pelatih. Alhasil, hanya enam gol mampu ia ciptakan.Dua yang terakhir ia buat tentu saja sungguh berjasa buat sukses Real merengkuh titel pertamanya dalam empat tahun terakhir. Fans El Merengues tentu takkan melupakan aksi heroiknya itu.Namun apa boleh buat, ucapan gracias (terimas kasih) untuk Reyes bisa jadi akan segera dilanjutkan dengan adios (selama tinggal). Reyes telah sangat membantu Real menjadi juara di pekan terakhir, tapi setelah itu ia mungkin dibiarkan kembali ke Arsenal. (a2s/ian)











































