Barca dan Masalah Kedisiplinan
Senin, 23 Jul 2007 07:12 WIB
Barcelona - Masalah kedisiplinan disinyalir menjadi salah satu faktor kegagalan Barcelona mempertahankan gelar La Liga musim lalu. Untuk tahun depan, akan ada komisi khusus dibentuk untuk mengatasi hal ini.Seperti diberitakan sebelumnya, kedisiplinan memang menjadi barang mahal di Barca musim lalu. Banyak pemain, termasuk di antaranya Ronaldinho dan Samuel Eto'o, sering melanggar aturan jam malam hanya untuk berpesta. Itu hanya satu contoh kecil dari beragam masalah yang ada.Karena itulah manajemen tim memutuskan untuk membuat aturan baru, yaitu dengan membentuk suatu badan baru untuk mengawasi pemain dan masalah kedisiplinan mereka. Sedangkan mengenai aturan, secara keseluruhan tidak akan banyak mengalami perubahan dari musim lalu."Tujuan utama dibentuknya badan ini adalah agar semua orang bisa datang di pagi hari dalam kondisi yang prima dan memberitahu pemain mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak," ungkap direktur olahraga Barca Txiki Begiristian kepada El Periodico.Rencananya badan ini akan diisi oleh orang-orang dari manajemen tim dan para pemain. Ia menilai campur tangan para pemain juga harus dilibatkan agar tidak ada perpecahan dalam tim dan selalu terbentuk kebersamaan."Kadangkala tiga pihak saja (direktur olahraga, pelatih dan presiden, red) tidak bisa mengatasi semuanya, karenanya kami membuat komite yang terdiri dari lima pemain yang akan bergabung dalam satu grup ini yang memiliki kuasa di ruang ganti," ujarnya lagi.Sayangnya Begaristan masih belum menyebut siapa saja nama lima pemain yang akan ditunjuk sebagai wakil penegak disiplin mereka. Namun kemungkinan paling besar ada di pundak kapten tim Carles Puyol dan wakilnya Rafael Marquez.Aturan baru ini langsung disambut antusias oleh kalangan pemain. Kiper Victor Valdes misalnya, ia menganggap dibentuknya badan baru ini akan membuat tim semakin solid. (ian/a2s)











































