Usaha Madrid merengkuh tropi Liga Champions-nya yang kesepuluh kembali terhambat. Setelah kalah 1-2 di leg pertama, laga kedua di kandang sendiri juga berakhir dengan skor yang sama yang membuat Los Blancos terpaksa menyerahkan tiket babak perempatfinal pada AS Roma.
Setelah juga tersingkir di ajang Copa del Rey, tinggalah La Liga Primera sebagai satu-satunya harapan Raul Gonzalez cs meraih gelar musim ini. Sesuatu yang bisa dibilang kegagalan buat tim sekaliber mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schuster yang dipilih menggantikan Fabio Capello di jeda musim lalu awalnya sempat memberi harapan besar pada Madridistas untuk kembali merengkuh gelar demi gelar. Perkasa di kompetisi lokal, perjalanan "Si Putih" di Eropa juga meyakinkan dengan menjadi pemuncak klasemen Grup C di Liga Champions.
Tapi performa mereka perlahan mulai tak stabil, kKekalahan atas Roma melanjutkan serangkaian hasil buruk yang diterima Madrid dalam beberapa pekan terakhir. Setelah kemenangan 7-0 atas Valladolid awal Februari lalu, peraih sembilan tropi Liga Champions itu cuma menang sekali dari lima pertandingan.
Meski begitu belum terbersit sedikitpun rencana untuk menggeser mantan pelatih Getafe itu dari posisinya. Jabatan Schuster untuk sementara tak akan diusik.
"Sebagai fans dan presiden saya akan katakan: kami percaya padanya (Schuster) dan akan terus seperti itu. Dia tak harus membuktikan apapun pada kami dan kekalahan itu tidak mengindikasikan hasil kerjanya. Dia sudah membuktikan kemampuannya pada pertandingan lain. Kami masoh percaya pada Schuster dan saya ingin terus mempercayainya," pungkas Caledron. (din/din)











































