Satu gol Iniesta ke gawang Chelsea di laga leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (7/5/2009) dinihari WIB bukan hanya menyelamatkan Barca dari kekalahan, namun juga mengantarkan Azulgrana menjejak ke laga puncak kompetisi kasta tertinggi antar klub Eropa itu.
Gol itu merupakan "andil" dari pemain Chelsea yang terfokus untuk memenuhi kotak penalti. Lionel Messi kemudian mengirimkan bola ke luar kotak penalti. Di sana, Iniesta yang tak terkawal langsung melepaskan tembakan keras yang tanpa ampun merobek gawang Peter Cech.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol Iniesta mengingatkan kepada gol gelandang Barcelona Jose Maria Bakero ke gawang Kaiserslautern di leg kedua putaran kedua Piala Champions musim 1991/92. "Gol Iniesta lebih sulit daripada gol milik saya. Karena Barcelona menjalani musim yang sulit. Apalagi Barcelona mencetaknya di detik terakhrir laga," ujar Bakero seperti diberitakan Goal.
Aksi Bakero membuat Barca memperkecil skor menjadi 1-3. Namun berbekal kemenangan 2-0 di pertemuan pertama di Nou Camp, The Catalans melaju ke perempatfinal dengan agresifitas gol away.
Pengakuan akan potensi bahaya Iniesta pun diutarakan oleh pelatih dari klub rival Barcelona di Spanyol, Juande Ramos. "Tidakkah Anda melihat bahwa Xavi, Andres Iniesta, Daniel Alves, dan Samuel Eto'o sebagai ancaman?" demikian Ramos kepada situs resmi Real Madrid, menjelang timnya menghadapi Barcelona akhir pekan lalu.
Bagaimana komentar Iniesta sendiri soal gol itu? "Jika terjadi di menit kelima mungkin saya akan menedangnya ke arah penonton, tapi saya menyepaknya dengan sepenuh jiwa saya dan bola mengarah ke tempat yang seharusnya," ungkap Iniesta dalam wawancaranya dengan Canal Plus
dilansir dari Yahoosport.
Jadi, bagi siapa pun yang ingin melawan Barcelona, waspadalah. Pemain bernomor punggung delapan bernama lengkap Andres Iniesta Lujan, siap menghadirkan ancaman. (roz/a2s)











































