Gourcuff Gemilang di Negeri Sendiri

Gourcuff Gemilang di Negeri Sendiri

- Sepakbola
Senin, 25 Mei 2009 21:25 WIB
Gourcuff Gemilang di Negeri Sendiri
Paris - Yoann Gourcuff  bersinar terang di negerinya sendiri. Bermain untuk Bordeaux dengan status pinjaman dari AC Milan, gelandang berusia 22 tahun ini terpilih sebagai pemain terbaik Liga Prancis  musim ini.

Berdasarkan voting yang dilakukan sesama pemain, Gourcuff memperoleh poin tertinggi dan mengalahkan Michael Bastos (Lille), Stephane Sessegnon (PSG), dan Andre-Pierre Gignac (Toulouse).

Pada acara penganugrahan di Paris hari Minggu (24/5/2009) kemarin, Gourcuff menerima trofi UNFP (Union Nationale des Footballeurs Professionnels) yang diserahkan oleh bintang legendaris, Zinedine Zidane.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 37 pertandingan yang telah dilakoni Bordeaux di musim ini, Gourcuff 36 kali terlibat di dalamnya. Dari jumlah itu ia mencetak 12 gol dan menghasilkan 11 assist. Tak pelak ia adalah salah satu kunci utama Bordeaux memimpin Ligue 1 dan berpeluang besar menjadi juara di pekan ini.

Salah satu golnya, yang dicetak ke gawang PSG di bulan Januari, dinobatkan sebagai gol terbaik musim ini. Gourcuff melakukannya sambil menari-nari, memutar-mutarkan bola di kaki -- ala Zidane -- untuk memperdaya beberapa pemain lawan sebelum mencocor gawang Mickael Landreau.

"Aku terinspirasi Zidane. Dia pemain Prancis terbesar dalam sejarah," tutur pemain berposisi gelandang serang tersebut, dalam sambutannya sebagai player of the year tersebut.

Gourcuff mengawali karir profesionalnya di Rennes sampai dibeli Milan pada musim panas 2006. Selama berkarir di San Siro ia tidak mendapat tempat reguler dan kemudian dipinjamkan ke Bordeaux, yang dilatih Laurent Blanc.

Mantan kapten Les Bleus itu disebut Gourcuff sebagai "orang yang membuatku bergabung dengan Bordeaux". "Dia menghubungiku, dan aku menemukan tempatku dan gaya bermain yang sangat cocok buatku," ujar pemuda dengan tinggi badan 185 cm itu.

Dengan statusnya di Stade Chaban yang cuma pinjaman, pertanyaan terbesar buat Gourcuff adalah, akankah dia kembali ke Milan atau bertahan bersama Les Girondins? Bapaknya, Christian, yang merupakan pelatih klub Lorient saat ini, sudah menyarankan anaknya bertahan di Prancis. Balik ke Milan dan tak terjamin main sebagai starter, bisa berisiko menghilangkan peluangnya bermain di Piala Dunia 2010.

"Aku senang di Bordeaux musim ini. Kita lihat saja nanti, apa yang bisa diusahakan perwakilanku (dengan Milan). Secara pribadi, aku ingin menetap di Bordeaux," demikian Gourcuff memberi isyarat yang jelas tentang masa depannya.

Sementara itu, selain Gourcuff, juga ditetapkan pemenang dari beberapa kategori lain untuk Ligue 1 musim ini. Erik Gerets dari Marseille terpilih sebagai pelatih terbaik, Eden Hazard (Lille) pemain muda terbaik, dan Hugo Lloris (Lyon) penjaga gawang terbaik.

Team of the Year juga diumumkan, yang line up-nya adalah sebagai berikut:

Hugo Lloris (Lyon) -  Rod Fanni (Rennes), Hilton (Marseille), Souleymane Diawara (Bordeaux), Taye Taiwo (Marseille) - Benoit Cheyrou (Marseille), Michel Bastos (Lille), Yoann Gourcuff (Bordeaux), Stephane Sessegnon (Paris Saint-Germain) - Guillaume Hoarau (Paris SG), Andre-Pierre Gignac (Toulouse) (a2s/nar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads