Kuranyi didepak dari skuad 'Panzer' pada Oktober lalu setelah dia ngeloyor pergi meninggalkan teman-temannya di timnas saat Jerman akan berhadapan dengan Rusia di kualifikali Piala Dunia. Pelatih Joachim Loew pun begitu kesal dengan ulah penyerang berusia 27 tahun itu dan mengatakan tidak akan memanggilnya kembali.
Akan tetapi insiden itu rupanya tidak mengurangi kegarangan Kuranyi di depan gawang lawan. Pemain jebolan akademi Serrano FC ini tetap impresif tampil bersama Schalke di musim 2009/10.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan gol ke-14 Kuranyi tersebut terasa semakin spesial lagi lantaran dia kini tercatat telah mengedor gawang lawan sebanyak 100 kali di Liga Jerman. Ada pun pemain bertinggi 1,9 meter ini menorehkan gol sebanyak tiga digit itu sejak mengawali karir profesional bersama Stuttgrart di tahun 2001.
Bersama tim berjuluk Die Schwaben tersebut dia menorehkan 40 gol. Dan pundi-pundi Kuranyi semakin bertambah kala dia hengkang ke Schalke di tahun 2005 dan menyumbang 60 gol untuk tim tersebut dan masih sangat mungkin untuk terus bertambah lagi.
Dengan pencapaiannya ini, bisa jadi Loew yang sudah memberi maaf atas kelakuan Kuranyi itu terketuk untuk mengubah pendiriannya. Dengan keberadaan pemain kelahiran 2 Maret 1982 ini, sangat mungkin akan dapat menambah daya gedor Jerman di putaran final Piala Dunia nanti.
Kuranyi sendiri sebelumnya menjadi langganan timnas sejak tahun 2003. Seperti dicatat situs Wikipedia, dia telah mengemas 19 gol dari 52 penampilannya di ajang internasional. (a2s/din)











































