Nama Honda memang belum sepopuler Nakata atau Nakamura. Sebab, berbeda dengan dua seniornya yang bermain di liga top Eropa--Nakata bersama Perugia dan AS Roma di Seri A, sementara Nakamura di Glasgow Celtic--, Honda "cuma" bermain untuk CSKA Moskow.
Tapi, apa yang ditampilkan pemuda 24 tahun tersebut di Piala Dunia kali ini, sungguh bisa membuatnya ditahbiskan menjadi bintang baru Jepang. Dan itu bisa terbukti dengan dua gol yang sudah dicetaknya sejauh ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol teranyar Honda dicetak dengan cara yang tergolong "tak lazim" di Piala Dunia kali ini: tendangan bebas--mengingat baru ada tiga gol lahir dari tendangan bebas langsung. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan kaki kiri melewati pagar betis Denmark. Bola melengkung, sebelum akhirnya bersarang di tiang jauh gawang Thomas Sorensen.
Tak hanya sampai di situ, Honda juga mengarsiteki gol ketiga Jepang. Di sini, ia meliuk-liuk mengecoh beberapa bek Denmark sebelum akhirnya memberikan bola kepada Shinji Okazaki, yang langsung menceploskan bola ke gawang Sorensen.
Dengan satu gol dan satu assist, Honda layak disebut pahlawan kemenangan Jepang dalam laga tersebut.
"Bagi Jepang, ini adalah kemenangan besar. Tapi, saya belum puas," tegasnya kepada Sky Sports.
"Pertandingan berikutnya lebih penting. Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang Jepang bahwa tak ada yang mustahil," lanjutnya.
Di babak 16 besar, Jepang akan berhadapan dengan juara Grup F, Paraguay. Bisa membawa timmu berjaya lagi, Honda? (roz/mrp)











































