Lahm, kendati merupakan pemain terpendek di skuad Der Panzer, dipilih tim pelatih Jerman untuk menjadi pemimpin rekan-rekannya di lapangan, menyusul ketiadaan Michael Ballack karena cedera sebelum turnamen.
Sejauh ini Lahm dan rekan-rekannya dipandang sebagai tim paling impresif. Di luar kekalahan dari Serbia di babak grup, mereka adalah tim paling produktif dengan mencetak 13 gol dari lima lagi, masuk semifinal dengan menaklukkan dua tim besar, Inggris dan Argentina, dengan skor mencolok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum jelas apakah Ballack akan kembali ke tim nasional seusai Piala Dunia, sebagaimana gelandang senior itu masih meneruskan karirnya dengan menerima pinangan Bayer Leverkusen mulai musim depan.
Saat ditanya apakah Jerman masih memerlukan Ballack, Lahm hanya menjawab, "Pertanyaan itu bukan buat saya."
Di Piala Dunia 2006, pria 26 tahun itu merupakan satu-satunya pemain Jerman yang bermain penuh di semua pertandingan, selama 690 menit. Di babak kualifikasi Piala Dunia 2010, Lahm kembali menjadi satu-satunya pemain yang selalu dipasang penuh di total 10 pertandingan.
Maka semakin beralasan kenapa dia dijuluki 'Mr. Consistency' karena permainannya yang selalu terjaga. Lahm juga merupakan pemain bagus bisa bermain sama baiknya sebagai bek kanan maupun kiri.
Dari Indeks Castrol statistik Piala Dunia 2010 sampai babak perempatfinal, Lahm saat ini menduduki peringkat teratas daftar pemain berperforma terbaik dari berbagai aspek teknis. Ia mengantongi nilai 9,79.
Sembilan pemain di belakang dia adalah Sergio Ramos (Spanyol), Gerard Pique (Spanyol), Joan Capdevilla (Spanyol), David Villa (Spanyol), Wesley Sneijder (Belanda), Thomas Mueller (Jerman), Juan (Brasil), Luis Suarez (Uruguay), dan Gilberto Silva (Brasil).
Oya, Lahm sudah punya agenda penting lain setelah Piala Dunia. Dia akan menikahi pacarnya, Claudia Schattenberg, pada 14 Juli mendatang, atau tiga hari setelah Piala Dunia selesai.
Pasangan ini bertemu pertama kali saat mereka sama-sama berusia 16 tahun, tapi baru resmi berpacaran sejak dua tahun silam. Schattenberg dulunya bekerja di perusahaan mobil Mercedes.
Lahm juga pernah dianugerahi sebuah penghargaan bertajuk Tolerantia-Preis pada 20 September 2008, atas kontribusinya yang luar biasa dalam kampanye menentang intoleransi dan sinisme terhadap olahragawan yang homoseksual, khusus di dunia sepakbola.
(a2s/key)











































