Pemanggilannya oleh Vicente Del Bosque ke dalam 23 nama yang dibawa ke Afrika Selatan bisa dibilang tak terlalu mengejutkan mengingat ia sudah jadi pilihan Pep Guardiola di skuad inti Barcelona dalam dua musim terakhir.
Hasilnya adalah enam gelar yang direbut Barca tahun 2009 tak lepas dari perannya meski ia saat itu baru dipromosikan ke tim senior. Maka gelar pemain debutan paling cemerlang di La Liga disabetnya tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih sangat muda dan saya merasa semakin baik setiap harinya karena saya mau belajar," tukas Busquets di ESPN.
Mungkin yang bikin para pengamat sepakbola heran adalah Busquets masuk ke skuad Piala Dunia dengan menyingkirkan Senna, pemain kunci Spanyol saat menjuarai Piala Eropa 2008 dengan perannya sebagai pemain jangkar.
Meski begitu Busquets nyatanya dengan cakap mampu melakoni peran Senna itu. Bersama Xabi Alonso, Busquets hadir sebagai dua gelandang pelindung barisan pertahanan dan penyokong lini penyerangan 'Tim Matador'.
Statistik FIFA mencatat Busquets menjadi pemain ketiga yang paling sering memberi umpan dengan 475 umpan dengan 420 umpan sukses diterima rekannya yang berarti tingkat akurasinya mencapai 88 persen.
Kini Busquets punya tugas akhir yang penting guna menahbiskan dirinya memang adalah pengganti yang tepat bagi Senna di masa depan. Partai final kontra Belanda di Soccer City Stadium besok harus dimenanginya guna membawa trofi Piala Dunia pertama Spanyol.
"Tanggung jawab besar untuk menggantikan Senna namun aku bergabung bersama tim yang berisikan pemain yang sangat hebat," ujar Busquets.
"Saya senang dengan apa yang saya lakukan namun saya harus katakan tanpa mereka saya tidak mungkin melakukan tugas ini dengan baik," tandasnya.
"Saya harap di laga berikutnya (final) akan menjadi lebih baik dan kami dapat memenanginya," lugasnya.
(mrp/mrp)











































