Iniesta memang bukan penyerang yang jadi tumpuan serangan Spanyol, seperti halnya David Villa. Bersama Xavi Hernandez, Iniesta lebih banyak bekerja sebagai penyuplai operan. Kerjasamanya bersama Xavi di lini tengah tak perlu diragukan lagi.
Namun, kala pertandingan menjadi buntu, dan Villa sudah ditarik untuk digantikan Fernando Torres, Iniesta terbukti juga bisa jadi penentu. Yang disebut penentu ini terjadi pada menit 116.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemain Belanda sempat mengerubungi hakim garis dengan mengklaim bahwa Iniesta berada dalam posisi offside. Namun, siaran ulang menunjukkan posisi Iniesta bersih ketika Fabregas memberikan operan kepadanya. Protes pemain Belanda tak digubris, sementara pemain Spanyol sudah berselebrasi di pojok lain.
Ketika wasit Howard Webb meniup peluit akhir, La Furia Roja berpesta menyambut trofi Piala Dunia mereka yang pertama. Iniesta pun menjadi pahlawan.
Kalau mau ditilik, peran gelandang 26 tahun ini tak cuma dalam urusan gol. Dalam heatmap yang dilansir oleh FIFA, Iniesta tercatat sebagai salah satu pemain Spanyol yang paling rajin bergerak ke segala penjuru lapangan.
Tercatat, Iniesta memiliki daya jelajah seluas 14.028 meter sepanjang 120 menit pertandingan. Ia cuma kalah dari Xavi yang memiliki daya jelajah seluas 14.987 meter.
Catatan lainnya? Iniesta pula yang membuat John Heitinga mendapatkan kartu kuning kedua sehingga bek tengah Belanda itu harus keluar dari lapangan.
"Ini luar biasa. Kami telah bekerja keras dalam waktu yang lama untuk bisa menjadi seperti hari ini," ucap Iniesta seusai laga.
(roz/arp)











































