Klose menjadi bintang kemenangan Lazio saat menundukkan tuan rumah Lecce dalam lanjutan Seri A hari Sabtu (10/12/2011) malam. Ia menyamakan skor menjadi 1-1 di babak pertama, lalu mencetak gol pamungkas di menit 87 untuk memenangkan timnya dengan skor 3-2.
"Kita tahu kehebatan Klose. Jika Anda memberinya ruang sebentar saja di kotak penalti, maka dia tidak akan kenal ampun," puji pelatih Edy Reja tentang pemain jangkung bernomor punggung 25 itu, dikutip kantor berita ANSA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ia telah mengumpulkan 10 gol dari 15 laga di semua kompetisi bersama Biancoceleste. Di klub sebelumnya, Bayern Munich, maksimal Klose mendulang 10 gol dalam satu musim di liga, yakni musim 2007/2008 dan 2008/2009.
Yang lebih penting lagi buat pemain berdarah Polandia itu adalah ia tetap menjaga performanya untuk tampil di Piala Eropa tahun depan. Ia memang harus melakukannya itu karena Jerman telah melakukan regenerasi pemain.
Di babak kualifikasi Klose hanya dimainkan enam kali, tapi dia mencetak sembilan gol plus dua assist. Statistik itu membuatnya sebagai penyerang terbaik setelah Klaas-Jan Huntelaar (Belanda) di periode tersebut.
Mesin golnya yang masih bekerja membuat Klose terus mendekati Gerd Mueller sebagai pencetak gol terbanyak untuk timnas Jerman. Dengan torehan 63 gol, ia hanya terpaut lima gol saja dengan Mueller, yang mengoleksi 68 gol dari 62 caps.
(a2s/a2s)










































