Chelsea sangat layak bersyukur sudah memenangi perebutan Hazard di bursa transfer musim panas ini. Uang sekitar 32 juta poundsterling (sekitar Rp 482 miliar) yang mereka keluarkan untuk membelinya dari Lille sejauh ini tampak tak sia-sia.
Pertunjukan pertama Hazard adalah saat timnya mengalahkan Wigan Athletic 2-0, Sabtu (18/8/2012) lalu. Saat itu, dia menyumbangkan satu assist untuk Branislav Ivanovic dan menjadi penyebab terjadinya penalti yang kemudian dieksekusi Frank Lampard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama yang dicetak Lampard diawali pelanggaran Chris Gunter terhadap Hazard. Gol Gary Cahill yang menyamakan skor jadi 2-2 adalah hasil operan Hazard. Pada gol terakhir, Hazard menunjukkan ketidakegoisannya dengan memberikan bola ke Ivanovic yang berdiri bebas dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong.
"Dia jelas memiliki pengaruh di tim kami. Dan dengan Juan Mata dia sudah terkoneksi dengan sangat baik. Dia begitu cepat beradaptasi," puji manajer Chelsea, Roberto Di Matteo, di situs resmi klub.
Pujian juga dilontarkan oleh Cahill. Cahill menyebut rekannya sebagai pemain fantastis.
"Saya pikir malam ini dia sangat fantastis. Di hari lain saat melawan Wigan dia bagus, tapi malam ini saya pikir dia spesial," katanya.
(mfi/roz)










































