Pembuktian teranyar dari Destro adalah saat Roma melawat ke markas Cagliari di giornata 32, Minggu (6/4/2014) malam WIB kemarin. Dia membukukan hat-trick untuk memberi Roma kemenangan 3-1 atas Cagliari, sekaligus memutus catatan buruk Giallorossi yang tak pernah menang selama 19 tahun di Sant'Elia. Sebagai catatan, itu adalah hat-trick pertama Destro di sepanjang karier profesionalnya.
Secara keseluruhan, Destro sudah mengemas 13 gol di Serie A dari 18 kali tampil. Dengan catatan bermain yang baru 1.079 menit, itu berarti Destro selalu bikin gol tiap 83 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang ditunjukkan Destro seolah menjadi bukti untuk kepercayaan yang diberikan Roma untuk striker 23 tahun itu. Di bursa transfer musim panas lalu, meski Destro masih berkutat dengan cedera dan penampilannya di musim lalu tergolong biasa saja (hanya enam gol dari 21 kali penampilan), Roma tetap menebusnya dari Genoa dengan menyodorkan dana sekitar 4,5 juta euro untuk kepemilikan secara penuh.
Perjudian Rudi Garcia untuk tetap mempertahankan Destro pun terbayar. Allenatore asal Prancis itu puas melihat pekembangan Destro.
"Semua yang aku tahu tentang dirinya adalah dia cedera. Hari ini dia membuktikan bahwa dia tidak hanya striker di dalam kotak penalti, tapi penyerang yang komplet dan dia paham harus memberi segalanya di setiap detik pertandingan. Dia harus mempertahankan keinginan untuk menang," sahut Rudi Garcia usai laga melawan Cagliari seperti dikutip Football Italia.
Destro pun berterima kasih kepada pelatihnya itu untuk kepercayaan yang diberikan kepadanya.
"Aku pikir semua orang tahu aku mengalami situasi yang tidak mudah dengan cedera yang berkepanjangan. Faktanya, pelatih baru (Rudi Garcia) datang dan masih mempertimbangkanku bahkan meski aku tidak bisa berlatih atau bermain, itu memberiku banyak kepercayaan diri. Aku berterima kasih padanya untuk itu," ujar Destro.
Dengan torehan 13 gol, Destro kini menempati posisi empat di daftar pencetak gol terbanyak di Serie A. Jika terus konsisten mencetak gol, bukan tidak mungkin Cesare Prandelli akan membawanya terbang ke Brasil.
(nds/mfi)











































