Demba Ba yang Sabar dan Sabar

Demba Ba yang Sabar dan Sabar

- Sepakbola
Senin, 14 Apr 2014 08:54 WIB
Demba Ba yang Sabar dan Sabar
REUTERS/Rebecca Naden
Jakarta - Manajer Chelsea Jose Mourinho beberapa kali mengeluhkan sedikitnya pilihan di lini depan timnya. Itu berarti ia mengesampingkan Demba Ba, yang mungkin masih bertaji.

Paling tidak, Ba berhasil mencetak gol dalam dua penampilan terakhirnya, dan kedua golnya itu sangat berharga untuk Chelsea.

Tengah pekan lalu, saat The Blues menjamu Paris St Germain di Liga Champions, Ba menjadi penentu kelolosan timnya ke semifinal. Golnya di menit 87 membuat Chelsea menang 2-0, dan itu cukup untuk menjadikan mereka unggul gol tandang dalam skor agregat 3-3.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu pula pada pertandingan Liga Inggris tadi malam (13/4/2014). Adalah gol tunggal Ba yang menjadikan Chelsea menang 1-0 atas tuan rumah Swansea. Kalau saja Ba tidak mengukir gol semata wayang tersebut, mungkin ceritanya bisa lain. Faktanya, kemenangan itu membuat Chelsea tetap berada di peringkat kedua di klasemen sementara, hanya terpaut dua poin di bawah Liverpool.

Tak pelak, Ba adalah pahlawan Chelsea dalam dua laga terakhirnya. Hanya saja ia terlanjur dikesampingkan oleh Mourinho dan menghabiskan sebagian besar musim ini di bangku cadangan.

Penyerang Senegal itu bahkan baru 4 kali dimainkan sebagai starter: 3 kali di Premiership, 1 kali di Liga Champions. Total Ba hanya dilibatkan dalam 24 pertandingan, dengan durasi 654 menit. Artinya, dari 24 laga itu ia rata-rata hanya dimainkan sekitar 27 menit.

Jika dirata-ratakan pula, dengan torehan tujuh golnya, Ba berarti bisa mencetak satu gol per 3,4 pertandingan. Didetailkan lagi, per 93,4 menit berada di lapangan, ia mampu mendulang sebuah gol.

"Dia layak mendapatkan gol tersebut," ucap asisten pelatih Chelsea, Steve Holland, seusai pertandingan melawan Swansea.

"Setelah latihan dia selalu menambahkan porsi latihannya sendiri. Dia ingin melakukan berbagai finishing yang berbeda, dan dia layak memperolehnya: dua gol yang sangat penting. Kita mesti memuji dia."

Hanya saja, pujian itu mungkin agak terlambat karena dua hari lalu Ba ditengarai ingin meninggalkan Chelsea musim depan. Alasannya jelas, ia butuh bermain lebih sering.

"Saya mungkin akan pergi dari sini. Saya ingin bermain penuh 90 menit, tampil sesering mungkin dan enjoy. Saya tidak mendapatkan banyak di musim ini, dan saya ragu akan ada perubahan," tuturnya kepada Sunday People.

"Mourinho tak pernah menjelaskan keputusannya pada saya. Jujur, saya pun heran bisa sesabar ini. Kalau dulu di awal karier, mungkin saya sudah meledak.

"Eden Hazard dan Samuel Eto'o selalu penting buat saya. Mereka teman saya yang menyarankan saya supaya tidak menyerah," tutur mantan pemain Newcastle United itu.

Demba Ba barangkali tinggal bersabar sedikit lagi karena Chelsea masih punya peluang di dua kompetisi: Premier League dan Liga Champions. Jika bisa menjaga ketajamannya sampai kompetisi selesai, dia mungkin akan mendapatkan yang lebih banyak.

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads