Mesin Honda Sudah Panas

Mesin Honda Sudah Panas

- Sepakbola
Rabu, 24 Sep 2014 10:50 WIB
Mesin Honda Sudah Panas
Marco Luzzani/Getty Images
Jakarta - Setelah paruh musim pertama yang sangat menyulitkan, Keisuke Honda mulai menemukan lagi permainan terbaiknya. Selayaknya mesin, dia sudah panas dan terus berkontribusi dengan gol-golnya.

Honda menyelamatkan Milan dari kekalahan saat bertamu ke Empoli, Rabu (24/9/2014) dinihari WIB tadi. Sepakan mendatarnya di babak kedua membuat Rossoneri, yang sebelumnya tertinggal 0-2, berhasil menyamakan kedudukan jadi 2-2. Satu gol Milan lainnya dibuat Fernando Torres.

Itu menjadi gol ketiga Honda di Serie A musim ini dari empat kesempatan dia dimainkan. Honda juga mencatatkan namanya di papan skor saat Milan menghadapi Lazio dan Parma. Cuma laga dengan Juventus dia gagal bikin gol. Soal assist, pesepakbola 28 tahun itu juga sudah mengoleksi satu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang dicapai Honda di empat laga pertama musim ini menjadi lompatan besar buat gelandang asal Jepang itu. Di periode lima bulan pertama dia datang ke San Siro setelah diboyong dengan cuma-cuma dari CSKA Moscow pada Januari 2014, Honda sama sekali gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Ketika itu Honda cuma bikin satu gol dari 14 laga Serie A. Bukan itu saja, secara keseluruhan performanya dianggap sangat buruk. Dia tak mampu berlari melewati pemain belakang lawan, gagal memecah pertahanan musuh, tak punya umpan mematikan yang merupakan keahlian utamanya serta eksekusi bola mati yang lebih sering mengecewakan.

Bermain di sayap telah mematikan potensi terbaik Honda ketika itu, mengingat posisi naturalnya adalah di belakang striker. Pergantian pelatih sampai tiga kali membuat dia makin kesulitan, plus periode adaptasi yang sangat singkat.

Kalau kini Honda sudah panas dan sangat menyatu dengan permainan Milan, ada beberapa faktor penyebabnya. Salah satu yang utama adalah Honda punya waktu lebih panjang untuk menyatu bersama timnya setelah ikut serta dalam beragam laga pramusim.

Pada laga-laga pramusim yang dijalani Milan ada tiga gol yang dilesakkan Honda. Satu dia buat dengan kaki kiri, satu dengan kaki kanan dan satu dengan kepala.

Dengan Filippo Inzaghi kini kerap memainkan 4-3-3, Honda sebenarnya masih sering dipasang sebagai sayap kanan. Namun dia punya ruang gerak yang lebih bebas terkait telah dilepasnya Kaka. Aksi-aksinya yang lebih aktif, pergerakannya yang kembali lincah dan penempatan posisi yang lebih baik membuat dia seperti hidup kembali. Dan Milan sangat diuntungkan dengan panasnya 'mesin' Honda.

"Saya tidak pernah bertemu Samurai. Tapi laki-laki Jepang tahu kalau mereka tidak boleh menyerah. Kami punya mentalitas yang kuat dan juga disiplin, jadi semoga saya bisa menunjukkan semangat itu di atas lapangan. Saya hanya harus mencetak gol dan menciptakan assist," ungkap Honda dalam konferensi pers pertamanya bersama Milan, Januari lalu.







(din/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads