Di musim ketiganya sebagai pemain termahal dunia, performa Gareth Bale sering dipertanyakan. Tapi dia sedang mengejar "setoran" saat menggila dalam pertandingan di La Liga tadi malam.
Bale melesakkan empat gol ke gawang Rayo Vallecano untuk membantu Real Madrid menang telak 10-2, Minggu (20/12/2015). Ia juga membuat satu assist pada gol pembuka yang dicetak Danilo di menit ketiga.
Situs statistik Infostradalive mencatat, sepanjang karier profesionalnya baru kali ini Bale mengukir empat gol sekaligus dalam sebuah laga kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia kini sudah menghasilkan delapan gol dari 11 pertandingan di La Liga. Hanya Cristiano Ronaldo (12) dan Karim Benzema (10) rekan setimnya yang telah mengoleksi gol lebih banyak.
Sebagai perbandingan, di musim pertama Bale tampil cemerlang. Dari total 44 pertandingan ia mendulang 22 gol plus 12 assist. Ia bermain selama 3.469 menit, melepaskan 136 tembakan.
Di musim lalu produktivitasnya menurun. Bermain 48 kali selama 4.200 menit, walaupun membuat 161 shot, ia "hanya" membukukan 17 gol dan 10 assist.
Nah, di musim ini dia sudah tampil sepanjang 965 menit, mengukir 8 gol dan menelurkan 6 assist. Jika dirata-ratakan, dia bisa mulai lebih ngebut untuk mengejar "setoran performa".
Sejak masuk ke Spanyol, Bale sering dibanding-bandingkan dengan bintang Barcelona asal Brasil, Neymar. Di musim pertama mereka Bale menang: mencetak gol lebih banyak, Madrid pun juara. Tapi di musim lalu Neymar unggul: dia mencetak total 39 gol, dan Los Cules berjaya.
(a2s/din)











































