Setelah menjalani musim buruk di Chelsea, Hazard diragukan bakal bersinar di Piala Eropa bersama Belgia. Di pertandingan pertama saat melawan Italia, Hazard tak bermain optimal. The Red Devils kalah dengan skor akhir 0-2. Bermain penuh, dia cuma menyumbangkan dua tembakan yang satu di antaranya tepat sasaran.
Selepas itu, penampilan Hazard terus meningkat di tiga pertandingan yang dilakoni Belgia. Tim besutan Marc Wilmots itu memetik kemenangan beruntun saat berhadapan dengan Republik Irlandia, Swedia, dan yang terakhir Hongaria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, Hazard sudah mencetak satu gol dan tiga assist. Dia seakan membuktikan bahwa keputusan Wilmots memilihnya menjadi kapten tim tak salah.
Menjelang Piala Eropa, Vincent Kompany mengalami cedera. Wilmots pun harus memilih Hazard sebagai kapten pengganti.
"Ada banyak orang yang heran saat saya memberikan ban kapten untuknya, tapi Anda harus membiarkan pria kecil ini untuk tumbuh. Dia tak banyak berbicara dan saya tak terkejut dengan hal itu," kata Wilmots di Soccerway.
"Seorang kapten tak harus selalu berbicara dengan mulutnya, tapi di malam ini, dia melakukannya dengan kakinya," imbuhnya.
Penampilan apik Hazard di pertandingan melawan Hongaria langsung mendapatkan penghargaan. Dia dinobatkan sebagai man of the match di pertandingan Belgia melawan Hongaria.
Pada pertandingan babak delapan besar, Belgia akan berhadapan dengan Wales. Pertandingan keduanya akan berlangsung di Stade Pierre-Mauroy, Sabtu (3/7) pukul 2.00 dinihari WIB.
(cas/mrp)











































