Sheva Lebih Dari Van Basten

Sheva Lebih Dari Van Basten

- Sepakbola
Kamis, 24 Nov 2005 11:52 WIB
Sheva Lebih Dari Van Basten
Jakarta - Marco Van Basten memang telah menjadi salah satu pemain legenda di AC Milan. Namun kini Rossoneri punya seorang penyerang yang tak akan kalah saat disejajarkan dengannya. Dialah Andriy Shevchenko.Mau bukti dengan pernyataan di atas? Matchday ke-5 Liga Champions adalah saksinya. Diharuskan menang untuk menjaga peluang lolos ke babak kedua, Milan membawa pulang kemenangan dari Fenerbache dengan empat gol tanpa balas.Prestasi hebat buat Milan dan Sheva. Iya, nama Sheva wajib disanjung pada pertandingan di stadion Sukru Saracoglu, Kamis (24/11/2005) dinihari WIB. Pasalnya keempat gol Milan memang lahir dari aksi pemain asal Ukraina itu.Empat gol tersebut kemudian juga membawanya menjadi top skor sementara Liga Champions dengan enam gol. Menggeser Ronaldinho yang baru sehari memuncaki daftar pencetak gol dengan lima gol.Shevchenko kini juga menjadi salah satu dari lima pemain yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan. Menyamai catatan Simone Inzaghi, Dado Prso, Ruud van Nistelrooy dan seniornya di Milan, Marco van Basten.Membuktikan kalau dirinya bisa menyamai van Basten? Bisa jadi begitu. Setidaknya Presiden AC Milan Adriano Galliani mengakui hal itu. "Mengingatkan pada van Basten, saya pikir empat gol Sheva membawanya ke level yang sama dengan van Basten. Dia sangat fenomenal dengan total 53 gol di kompetisi Eropa," puji Galliani pasca kemenangan 4-0 atas Fenerbache.Ketajaman pemain berusia 29 tahun ini memang sudah terlihat saat ia masih membela klub lokal Dinamo Kiev. Di musim 1998/99, 10 gol berhasil ia cetak di ajang Liga Champions disamping 18 gol di Liga Ukraina.Milan pun memboyongnya ke Giuseppe Meazza di musim berikutnya. Di Italia kehebatannya tidak meluntur. Gelar topskor ia raih di musim debutnya dengan torehan 24 gol. Empat tahun kemudian (musim 2003/2004) prestasi itu kembali diulangi. Gelar capocanonnieri kembali diraih setelah melesakkan 24 gol sepanjang musim.Musim 2002-03 mungkin bisa dibilang musim terbaik Sheva. Dua gelar bergengsi ia sumbangkan. Yang paling mewah tentu saja tropi Liga Champions setelah mengalahkan Juventus di babak final, di samping Copa Italia.Tahun 2004 lalu, prestasi van Basten yang lain mampu disamainya, yakni gelar pemain terbaik Eropa. Dengan perjalanan bersama Milan yang masih panjang, bukan tak mungkin jika Sheva kemudian mampu melebihi van Basten.Berharap saja Sheva tidak mengalami cedera parah yang akan memaksanya pensiun dini seperti yang dialami van Basten. Foto: Andriy Shevchenko dengan tropi Pemain Terbaik Eropa 2004. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads