Momen Kebangkitan Arjen Robben
Senin, 19 Des 2005 11:25 WIB
Jakarta - Kemenangan Chelsea 2-0 atas Arsenal di Highbury pada Minggu (18/12/2005) malam, punya arti tersendiri bagi Arjen Robben. Tak hanya memberikan gol pembuka kemenangan bagi The Blues, namun juga menjadi pembuktian kalau dirinya masih bisa diandalkan walau dihantam banyak cedera. Musim ini memang bukan musim yang ramah bagi Robben. Di awal musim, tepatnya pada Februari lalu, gelandang kelahiran Bedum, Belanda ini mengalami patah tulang kaki saat menghadapi Blackburn Rovers. Sebulan berikutnya, meski masih belum pulih benar dari cedera itu, namun Robben tetap bersemangat memperkuat timnas Belanda melawan Rumania.Kesuksesan menekuk 2-0 atas Rumania di kualifikasi Piala Dunia tidak diiringi kondisi Robben. Ia kembali dihantam cedera, kali ini lutut Robben yang perlu perawatan. Adanya terapi, otomatis pelatih Jose Mourinho pun jarang menurunkan dirinya. Total dari 12 partai hanya delapan kali Robben sebagai starter, sisanya sebagai pemain pengganti. Saat Mourinho memutuskan akan menurunkan dirinya untuk melawan Arsenal, tak ayal Robben pun menyambut gembira. Meski tak ada jaminan cederanya sudah pulih, namun ia siap memberikan yang terbaik. "Saya sudah bermain cukup baik pada pertandingan dimana saya merasa 100 persen sehat. Tetapi saya harus berada dalam kondisi yang sangat fit karena pertandingan itu adalah pertandingan dengan kualitas tinggi."Dan, terlepas dari rekor cederanya, Robben menambahkan, "Saya tidak takut bertanding. Satu-satunya hal yang harus saya lakukan ialah waspada akan bahaya cedera lagi," tambahnya.Pernyataannya itu benar-benar dibuktikan oleh Robben. Aksi cerdik Robben menggiring bola sampai masuk kotak penalti Arsenal dan menjebol gawang Lehman menjadi jawaban kekhawatiran performanya pasca cedera. "Ini semua berkat tim. Memang saya bisa saja membuat lebih dari satu gol tetapi saya cukup gembira bisa menang dari Arsenal. Yang pasti, saya perlu game bagus dan hari ini saya merasa bagus," tandas Robben yang baru mencatat dua gol di musim ini. Menang atas Arsenal di Highbury sendiri merupakan catatan khusus bagi Chelsea. Ini merupakan kemenangan pertama Chelsea di kandang lawannya itu sejak 1990. Sebaliknya, Arsenal belum mampu mengalahkan Chelsea dalam tujuh pertemuan terakhir mereka di semua kompetisi, termasuk saat Sol Campbell cs ditekuk 0-1 di Stamford Bridge di awal musim ini.Foto: Robben berusaha bangkit setelah gol menekuk Arsenal (reuters) (erk/)











































