Crespo: Lahir Untuk Seri A
Senin, 25 Sep 2006 18:35 WIB
Jakarta - Sama seperti saat dipinjamkan ke AC Milan, bersama Inter Milan Hernan Crespo menemukan kembali ketajamannya. Striker Argentina itu seakan terlahir untuk bermain di Seri A.Di pekan keempat Liga Italia, Inter sukses menundukkan Chievo dengan skor ketat 4-3. Nama Crespo memang pantas dikedepankan sebagai bintang kemenangan Nerazzurri dengan dua gol yang dicetaknya.Ya, di pertandingan tersebut Crespo membuktikan kalau dirinya belum habis. Sumbangan dua golnya bukan hanya mengamankan tiga poin di kandangnya sendiri, tapi juga membawa Inter duduk di puncak klasemen sementara."Saat ini segalanya berjalan dengan baik buat saya dan Inter. Saya tiga kali lebih bahagia hari ini, untuk kemenangan yang diraih, dua gol yang saya cetak dan tentu saja posisi pertama di klasemen," papar Crespo mengomentari gol yang diciptakannya.Atas dua gol tersebut, Crespo memang seperti mengembalikan kembali kilaunya yang sempat meredup saat diboyong Roman Abramovic ke Chelsea. Walau tak bisa dibilang salah, namun kepindahannya ke Chelsea tak bisa dipungkiri sempat menumpulkan ketajaman striker 30 tahun itu.Seperti pernah disebutnya sendiri, Crespo memang terlahir untuk merumput di Italia. Di negeri Benito Mussolini itu Crespo sukses merintis kejayaannya dan menjadi salah satu striker terbaik dunia.Bukti sahihnya adalah saat ia "dipulangkan" selama semusim ke Italia bersama AC Milan. Rossoneri ia beri 16 gol di berbagai kompetisi, termasuk melangkah ke final Liga Champions.Italia mungkin bisa disebut negara kedua Crespo dengan total sembilan musim merumput di sana. Parma menjadi klub pertama yang beruntung mendapatkannya setelah didatangkan dari River Plate musim 1996-1997.Hebatnya Crespo tak perlu butuh waktu lama buat beradaptasi, di musim pertamanya total 14 gol ia berikan buat Gialloblu. Gelar juara Piala UEFA dan Coppa Italia menjadi bukti kontribusi Crespo pada Parma.Keangkeran Crespo di muka gawang lawan tak berubah kala ia berseragam Lazio. Biancocelesti malah ia antar meraih scudetto plus jumlah gol yang lebih dari 40 hanya dalam waktu dua tahun.Musim berikutnya mungkin menjadi saat-saat suram dalam perjalanan Crespo kala Inter mengontraknya dan ia hanya membukukan tujuh gol di Liga Italia. Semusim berselang ia pun hijrah ke Inggris sebelum dipimpong Italia-Inggris hingga akhirnya berlabuh di Inter musim ini. (din/a2s)










































