Ronaldo Makin Cling

Ronaldo Makin Cling

- Sepakbola
Senin, 09 Okt 2006 17:05 WIB
Ronaldo Makin Cling
Jakarta - Dihujat tidak membuat Cristiano Ronaldo terpuruk. Sejak kejadian di Piala Dunia 2006, winger Manchester United ini malah makin bersinar saja. Perempat final Piala Dunia 2006 mungkin menjadi salah satu momen paling 'berkesan' dalam karir Ronaldo. Di luar keberhasilannya mengantar Portugal ke semifinal setelah menundukkan Inggris lewat adu penalti, pesepakbola yang kini berusia 21 tahun itu mengalami momen tak terlupakan yang nyaris mengubah perjalanan karirnya. Dianggap sebagai biang kerok dikartumerahnya Wayne Rooney karena menginjak Ricardo Carvalho, ia lalu menjadi musuh nomor satu warga Inggris pasca pertandingan itu. Setelah hampir tiga tahun bermukim di Inggris, Ronaldo enggan kembali ke negara yang telah membesarkan namanya itu. Karena tekanan publik, mantan pemain Sporting Lisbon ini bahkan nyaris hengkang dari Old Trafford. Namun jaminan dari Sir Alex Ferguson, bujukan Carlos Queiroz serta ajakan damai dari Rooney mengubah pendiriannya. Ia bertahan, bahkan memperpanjang kontraknya dengan MU sampai 2010. Tidak percuma Ronaldo mengambil keputusan untuk bertahan di Inggris. Soalnya pasca Piala Dunia 2006 aksinya malah makin cling. Musim ini MU dibawanya ke puncak klasemen Premiership dengan prestasi yang cukup mengesankan yakni hanya sekali kalah dalam tujuh partainya. Ronaldo, yang dulu dianggap individualistis, mulai rajin membagi bola. Meski baru dua gol kontribusinya buat Red Devils, sudah dua assist-nya yang menghasilkan gol buat MU. Keberadaan Ronaldo di mata MU bahkan menenggelamkan pamor Rooney - yang akhir-akhir ini sedang menurun performanya. Simaklah perkataan kapten MU mengenai bintang bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro ini. "Ada beberapa gaya permainan Ronaldo yang kadang membuat Anda ingin tersenyum. Sangat menyenangkan melihatnya bermain," puji Gary Neville seusai pertandingan MU melawan Benfica di Liga Champions yang berakhir 1-0. Jika Neville ingin tersenyum, Fergie malah terkesima melihat kematangan sikapnya. "Cristiano telah mendapatkan banyak sekali kritik dari publik tetapi ia mampu melewatinya. Ia tidak membiarkan itu mempengaruhinya dan telah menunjukkan keberanian yang luar biasa."Performa ciamik di Inggris pun menular ke timnas Portugal. Pada partai terakhir melawan Azerbaijan, ia mencetak dua gol dalam kemenangan timnya 3-0. Namun satu gol lain yang dicetak oleh Carvalho juga terjadi setelah pemain berposisi bek itu memanfaatkan bola rebound hasil tendangannya. Dalam 41 penampilan bersama Selecao sejak bulan Agustus 2003, nominator pemain muda terbaik Piala Dunia 2006 ini telah mencetak 14 gol. Permainan apiknya di MU maupun timnas bahkan sudah mendatangkan beberapa 'fans' baru. Sir Bobby Charlton, pimpinan MU yang pernah mencapnya sebagai pemain yang banyak maunya, mulai mengakui kehebatannya. Bahkan Fergie berani memberikan prediksi istimewa. "Saya bisa melihat potensi yang membuatnya bisa menjadi pemain hebat ketika pertama kali melihatnya berlatih. Dan ada masa depan yang sangat bagus di depannya," tukasnya. (mel/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads