El Conejo Terus Melompat
Rabu, 17 Jan 2007 07:50 WIB
Jakarta - Terbuang dan tersisih tak membuat Javier Saviola diam menyerah. Sesuai julukannya, El Conejo alias si Kelinci, striker Argentina itu tak pernah berhenti melompat melewati tantangan di depannya.Barcelona mungkin menorehkan kisah manis buat banyak pesepakbola latin yang berkiprah di Eropa. Tapi Javier Saviola jelas bukan salah satunya.Tiga musim terakhir, striker kelahiran 11 Desember 1981 itu merasakan betapa kerasnya persaingan di Nou Camp. Dianggap Frank Rijkaard tak sesuai dengan skema permainannya ia pun harus rela "dibuang".AS Monaco menjadi masa pengasingannya pertama dengan status pinjaman selama semusim. Tapi ujian kesabarannya tak berhenti sampai disitu, soalnya saat masa peminjamannya di Monaco selesai ia malah kembali dipinjamkan ke Sevilla.Awal musim ini Saviola sempat santer diberitakan bakal hijrah dengan beberapa klub Liga Inggris dikabarkan tertarik padanya. Namun dengan kontrak yang akan habis Juni 2007 ini Saviola memutuskan untuk bertahan dan bertekad menembus skuad utama Barca.Awal musim jalan yang dilalui Saviola tak kunjung membaik karena ia masih sering duduk di bench, namun cedera yang menghampiri beberapa pilar Barcelona mendatangkan berkah padanya. Memang awalnya Rijkaard lebih sering memasang Eidur Gudjhonsen di lini depan, namun jika kesempatan untuk merumput datang, striker internasional Argentina itu tak menyia-nyiakannya begitu saja.Rabu (17/1/2007) dinihari WIB menjadi salah satu pembuktian Saviola. Tak tanggung-tanggung, tiga gol ia lesakkan ke gawang Alaves yang mengantar Barcelona menang 3-2 di leg kedua babak 16 besar Copa del Rey. Tiga gol tersebut menyempurnakan penampilan Saviola di leg pertama pekan lalu. Saat itu ia juga menjadi penentu kemenangan Barcelona dengan memborong seluruh gol kemenangan timnya -- Barcelona menang 2-0.Lima gol dibuat Saviola dalam selang sepekan? Tidak juga. Barcelona memang ditaklukkan Espanyol 1-3 di Liga Spanyol akhir pekan lalu, tapi satu-satunya gol El Barca juga datang dari eks striker River Plate itu.Saviola memang tak punya banyak waktu untuk menunjukkan ketajamannya. Apalagi Samuel Eto'o dan Lionel Messi juga dikabarkan mulai pulih dari cederanya.Tapi selama kesempatan yang datang bisa terus dimaksimalkan oleh pemain yang sudah berseragan Barcelona sejak 1999 itu, bukan tak mungkin ia bakal dapat kontrak baru dan mempatenkan tempatnya di lini depan pasukan Frank Rijkaard. (din/krs)











































