Younis, Singanya 'Singa'

Younis, Singanya 'Singa'

- Sepakbola
Selasa, 31 Jul 2007 03:10 WIB
Younis, Singanya Singa
Jakarta - Younis Mahmoud adalah pahlawan Irak. Tak hanya menjebol gawang Arab Saudi sekaligus memberi gelar bagi timnasnya, Younis juga mampu mempersatukan Irak.Pemain berjuluk 'Si Tukang Jagal' ini menjadi penentu gelar bagi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (29/7/2007) malam. Gol tunggal Irak dari sundulan kepalanya di menit 72 menjadi pengukir sejarah baru "Singa Mesopotamia" di kancah Asia.Namun efek dari gol tersebut tak hanya terasa di Jakarta. Hampir di penjuru dunia, terutama Irak, merasakan 'pengaruh gaib' dari bola hasil sundulan tajam kepala Younis yang menembus jala Yasser Al Mosailem.Irak, entah itu dari kelompok Sunni atau Syiah, bersatu merayakan gelar sebagai yang terbaik di Asia. Tembakan-tembakan ke udara merupakan bentuk perayaan, bukan serangan ke kelompok lain. Dan semua perayaan ini berkat gol semata wayang Younis.Gelar Pemain Terbaik pun disematkan untuknya, tentu saja untuk mengukuhkan ia sebagai yang terbaik di ajang Piala Asia 2007, bukan sebagai pemersatu bangsa. Namun Younis tetap layak menyandangnya, juga ke-23 pemain Irak lain dan pelatih Jorvan Vieira.Younis juga menjadi topskor perhelatan akbar sepakbola Asia edisi ke-14 ini. Namun ia tidak sendirian, Yasser Al Qahtani (Arab Saudi) dan Naohiro Takahara (Jepang) juga sejajar dengannya dengan koleksi empat gol.Namun bagi Younis, dinobatkan sebagai topskor bukan menjadi hal yang jarang dialaminya. Pemuda kelahiran 2 Maret 24 tahun silam itu juga pernah menjadi striker tertajam di ajang kualifikasi Piala Asia 2004 dengan torehan tujuh gol. Empat gol di antaranya dilesakkan ke gawang Bahrain saat Irak menang 5-1.Tahun 2003, Younis bahkan masuk dalam bursa kandidat Pemain Terbaik Asia. Namun gelar tersebut jatuh kepada Lee Chun-soo dari Korea Selatan.Sementara di level klub, raihan prestasinya juga tak kalah mentereng. Mulai dari topskor di liga domestik dengan 19 gol di musim 1998-1999 hingga mencetak gol tercepat di Piala dan Liga Qatar (2003-2004) pernah diraihnya. Membawa timnya menjadi juara pun sudah berkali-kali dilakukannya.Dan di musim ini, bersama Al Gharafa, ia meraih gelar topskor dengan 22 gol. Torehan itu menjadikan koleksi golnya hingga saat ini tercatat 157 gol dalam 185 penampilannya di level domestik. Sementara bersama Irak, dari 49 caps, 30 gol berhasil diciptakannya.Prestasi itulah yang membuat Younis banyak memiliki penggemar. Alhasil, seorang webmaster Irak Mohammed Ghazi Al-Khakani membuatkan sebuah situs pribadi untuknya. Dan hal ini menjadi prestasi lagi bagi pemuda yang berlatar belakang Sunni itu karena Younis menjadi satu-satunya pemain Irak yang memiliki situs pribadi.Dan pastinya torehan-torehan prestasi seperti ini bakal akan tertulis lagi di masa-masa mendatang. Selain usia Younis yang masih belia, Irak juga memiliki prospek cemerlang di dunia sepakbola. (ian/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads