Hiddink Buktikan Diri Lagi

Hiddink Buktikan Diri Lagi

- Sepakbola
Jumat, 23 Nov 2007 09:00 WIB
Hiddink Buktikan Diri Lagi
Jakarta - Memang sudah seharusnya tak ada meragukan tangan emas Guus Hiddink. Setelah kisah sukses yang diberikannya pada beberapa negara berbeda, kini giliran Rusia yang diantarnya ke Euro 2008.

Kemenangan 1-0 atas Macedonia dibarengi dengan tumbangnya Inggris di tangan Kroasia memastikan langkah Rusia ke putaran final Euro 2008. Meskipun Rusia sempat menjadi tim yang sangat disegani saat masih bernama Uni Soviet, namun sukses melangkah ke Austria-Swiss terhitung keberhasilan besar mengingat mereka bahkan tidak lolos ke Piala Dunia 2006.

Tak salah rasanya menunjuk Guus Hiddink sebagai kunci di balik sukses yang diraih Andrei Arshavin dkk. Faktanya pelatih asal Belanda itu memang memberi pengaruh besar dalam skuad "Beruang Merah".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asosiasi Sepakbola Rusia pasti bersyukur saat mendapatkan tanda tangan Hiddink 10 April 2006 lalu. Setelah serangkaian sukses yang diraihnya bersama beberapa negara berbeda, mendapatkan Hiddink sebagai pelatih timnas seperti mendapat jaminan akan sebuah kesuksesan.

Sejauh ini Hiddink memang mampu membuktikan kalau dirinya adalah pelatih besar yang memiliki sentuhan emas. Debutnya melatih negara bersama timnas Belanda berakhir dengan meraih posisi empat di Piala Dunia 1998.

Korea Selatan bisa dibilang sukses paling fenomenal yang diraih mantan pemain PSV Eindhoven itu. Memanfaatkan dukungan fans tuan rumah, Taegeuk Warriors yang sebelumnya cuma langganan babak pertama Piala Dunia diantarnya ke semifinal.

Hanya gol seorang Michael Ballack yang kemudian memupus harapan Hiddink dan Korea Selatan melaju ke final Piala Dunia pertamanya. Tapi apa yang ditorehkan di turnamen tersebut jelas sangat tidak mengecewakan karena Hong Myung-Bo dkk akhirnya duduk di posisi empat.

Tim yang kemudian juga merasakan sentuhan emas pelatih 61 tahun itu adalah Australia. Selain dibawa ke Piala Dunia pertama dalam 32 tahun terakhir, Soccerroos juga diantar ke babak kedua.

Kali ini Hiddink mungkin sedikit dinaungi keberuntungan karena tiket ke Euro 2008 yang didapatnya terbantu kekalahan Inggris atas Kroasia. Tapi di samping keberuntungan itu Hiddink sudah membuktikan kapabilitasnya sebagai pelatih top.

Setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Kroasia dan berbagi poin setelah bermain 1-1 dengan Israel di dua pertandingan perdana kualifikasi Euro 2008, Russia bangkit saat menghajar Andora 7-0. Adalah kemenangan 2-0 atas Inggris yang kemudian menjadi titik balik Hiddink hingga akhirnya dia meloloskan Rusia dengan total mengumpulkan 24 poin hasil tujuh kemenangan tiga kali imbang dan dua kali kalah.

Euro 2008 adalah Piala Eropa kedua Hiddink setelah Inggris 1996. Jika saat itu Belanda mampu dibawanya ke babak perempatfinal, menarik untuk ditunggu sejauh mana Rusia akan melangkah.

Apapun yang diraih Rusia di Austria-Swis tahun depan, Guus Hiddink sudah membuktikan kembali kalau dirinya adalah salah satu pelatih yang berada di jajaran atas di muka bumi ini. Siapa tahu Rusia akan dibawa bernostalgia ke tahun 1960 saat Uni Soviet menjadi kampiun Eropa.
(din/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads