Pada pertemuan sebelumnya, Barcelona menundukkan City di Manchester lewat gol Dani Alves dan Lionel Messi. Ini artinya, El Barca juga punya keunggulan dua gol tandang.
Kondisi ini diperparah oleh absennya Manuel Pellegrini di pinggir lapangan. Pelatih City itu terkena sanksi selama dua pertandingan akibat kritiknya kepada wasit Jonas Eriksson. Kabar baiknya, Sergio Aguero sudah bisa diturunkan pada laga nanti, setelah absen pada pertemuan pertama pada 19 Februari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski harus mengahadapi klub dengan peringkat UEFA nomor 1, bukan berarti City tak memiliki asa. Pasalnya, Barca sedang tidak berada dalam performa terbaiknya. Dari enam pertandingan terakhir di Liga Spanyol, tim asuhan Tata Martino tersebut hanya mampu mengumpulkan sepuluh poin. Hal ini harusnya bisa dijadikan penyemangat bagi Vincent Kompany dan kawan-kawan.
Terlepas dari urusan taktik, satu hal unik yang terlihat dari laga ini adalah bagaimana jomplang-nya sejarah keikutsertaan kedua tim di kompetisi Eropa. Barcelona, sang penghuni puncak daftar koefisien klub UEFA, telah berpartisipasi 24 kali di Liga Champions, sementara City baru empat kali.
Tak heran jika pemain paling berpengalaman City di Eropa, Joe Hart, pun baru mengumpulkan pengalaman bertanding 34 kali. Jumlah ini hanya seperlima dari Xavi Hernandez, pemain Barca yang paling sering bertanding di UCL.
Lalu sejauh apa perbedaan track record kedua tim di kompetisi Eropa? Simak grafiknya di bawah ini.



(roz/krs)











































