Derby London Utara malam nanti akan menjadi pertandingan yang spesial terutama bagi Tim Sherwood, pelatih yang sekarang ini menangani Tottenham Hotspur.
November 1999, Tottenham memenangi pertandingan melawan Arsenal dengan skor 2-1. Salah satu gol Tottenham diciptakan melalui tendangan bebas yang dieksekusi oleh Sherwood.
Spurs saat ini berada di posisi kelima klasemen, tertinggal enam poin dari Arsenal. Keduanya kini terlibat dalam usaha memperebutkan tiket Liga Champions. Akan tetapi, keduanya sama-sama dilanda masalah, yaitu cedera pemain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tottenham pun memiliki nasib yang tak jauh berbeda. Sandro dan Kyle Walker mengalami cedera ketika berhadapan dengan Benfica. Mereka harus beristirahat bersama Ettiene Capoe dan kapten mereka Michael Dawson, yang belum fit untuk bertanding.
Merujuk pada hasil pertemuan sebelumnya, agak sulit untuk memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Pada satu sisi, Arsenal memang bisa memenangi 4 dari 6 pertemuan terakhir mereka (atau 4 dari 5). Namun semua rekor kemenangan ini dilakukan di Stadion Emirates, sementara dua kali kunjungan ke White Hart Lane berakhir dengan kekalahan.
Keduanya pun sama-sama dalam performa yang naik turun dalam lima pertandingan terakhir di Liga Inggris. Arsenal hanya mampu 2 kali menang, 2 kali kalah dan 1 kali imbang, sementara Spurs mencatatkan 3 kali kemenangan dan 2 kekalahan.
Tapi, jika resep pertandingan yang menarik terletak pada tingkat kesulitan dalam memprediksi hasilnya, maka setidaknya laga ini boleh dikatakan laga yang menarik untuk ditonton. Apalagi tensi antara Spurs dan Arsenal semakin lama semakin meningkat dengan gap kualitas kedua tim yang makin diperkecil.
Kengototan keduanya dalam memperebutkan pundi-pundi uang dari Champions League pun patut diperhitungkan. Tak mendapat tiket UCL karena "ditendang" tetangga sendiri dari klasemen 4 besar tentu jadi hal yang akan dihindari kedua pelatih. Untuk itu, para suporter Liga Inggris pun bisa berharap Arsenal dan Spurs akan menyajikan laga yang seru dan penuh aksi, meski mesti dilakukan dalam kondisi yang pincang.



====
* Oleh @lukmanfarera dari Pandit Football Indonesia
(a2s/din)











































