Memaksimalkan Sisi Kiri dan Menjaga 2/3 Lapangan

Liga Inggris: Arsenal 3-0 Stoke City

Memaksimalkan Sisi Kiri dan Menjaga 2/3 Lapangan

- Sepakbola
Senin, 12 Jan 2015 13:05 WIB
Memaksimalkan Sisi Kiri dan Menjaga 2/3 Lapangan
REUTERS/Eddie Keogh
Jakarta -

Arsenal memetik hasil sempurna pada pekan ke-21 Liga Inggris, Minggu (11/1/2015). Menjamu Stoke City, The Gunners sukses menang meyakinkan 3-0.

Hasil ini menempatkan Arsenal ke posisi kelima dengan perolehan 36 poin. Mereka unggul dua angka dari rival tradisional mereka, Tottenham Hotspur, yang harus rela turun peringkat ke peringkat enam.

Kemenangan kali ini melanjutkan tren positif bagi Arsene Wenger. Setelah dikalahkan Southampton di hari pertama tahun 2015, mereka selanjutnya bisa mengalahkan tuan rumah West Ham United. Dua kemenangan beruntun ini menjadi bekal yang berharga untuk melakoni laga tandang yang berat menghadapi Manchester City di pekan selanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alexis Dominan di Sisi Kiri

Arsenal memulai pertandingan dengan langsung menekan pertahanan Stoke melalui sisi kiri yang dimotori Alexis Sanchez. Bahkan pada menit kedua Alexis langsung mengancam. Hingga menit kelima Arsenal dengan Alexis-nya berhasil membuat 3 peluang melalui sisi kiri, salah satunya berbuah gol.

Gol tercipta berkat kecerdikan Laurent Koscielny mencari ruang setelah pemain belakang ini mengembalikan bola hasil sepak pojok ke Alexis. Dengan tenang Alexis menguasai bola sembari menunggu Koscielny mencari tempat untuk menyambut umpan silang. Dan tanpa ada satu pun pemain Stoke yang mengawal, Koscielny dengan mudah menyarangkan bola dengan tandukan kepala dan mengubah skor menjadi 1-0 di menit ke-5.

Hingga menit ke-10 pun β€œMeriam London” masih terus berusaha mengalirkan arah bola ke sisi kanan pertahanan Stoke untuk ditujukan kepada Alexis. Dengan kecepatan dan aksi individunya, Alexis sukses membuat Geoff Cameron dan Steven N’Zonzi di sisi kanan ketar-ketir menahan gempuran.



Gol kedua Arsenal datang melalui umpan 1-2 dari Alexis dan Tomas Rosicky di sisi kanan pertahanan Stoke. Bahkan dua gelandang bertahan Stoke (Glenn Whelan dan N’Zonzi) yang ikut membantu sisi kanan pertahanan tidak mampu menghentikannya. Alexis yang bermain sebagai penyerang sayap dengan cerdik merangsek masuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan ke tiang dekat yang dikawal Begovic.

Dan untuk ketiga kalinya proses gol dimulai melalui sisi kiri Arsenal. Steve Sidwell yang baru masuk menggantikan N’Zonzi harus menjatuhkan Alex Oxlade-Chamberlain di muka kotak penalti. Dan Alexis kembali mengarahkan bola ke sisi kanan Begovic.

Cukup 2/3 Lapangan bagi Arsenal

Biasanya, ketika bola sedang berada dalam penguasaan lawan, para pemain Arsenal akan berusaha merebut bola sejauh mungkin dari gawang mereka sendiri; sedekat mungkin dengan gawang lawan. Namun dalam pertandingan semalam, pendekatan tanpa bola yang dilakukan Arsenal tampak sedikit berbeda.

Arsenal membiarkan lawannya leluasa memainkan bola. Selama, tentu saja, hal tersebut dilakukan di area pertahanan sendiri. tidak ada tekanan dan usaha merebut bola yang diberikan Arsenal, kecuali ketika ada peluang yang harus dimanfaatkan; peluang yang tersaji dari kesalahan yang dilakukan para pemain Stoke. Jika tidak ada bola yang lepas dari penguasaan pemain Stoke, pasukan Wenger tidak menunjukkan agresivitas tanpa bola di area pertahanan lawan.

Beda cerita jika bola sudah memasuki lini tengah. Apalagi jika bola berada di area pertahanan Arsenal. Di dua tempat itu, barulah Arsenal tampak berusaha merebut bola atau memotong jalannya bola.



Chalkboard di atas menunjukkan bagaimana Arsenal tidak banyak melakukan intersep di daerah pertahanan Stoke. Mereka lebih banyak melakukan hal tersebut di lini tengah dan area pertahanan mereka sendiri. Hal yang sama berlaku untuk tekel.

Rosicky Pengatur Tempo dan Cazorla yang Bergerak Bebas

Satu nama lain yang layak mendapat pujian selain Alexis adalah Rosicky. Setiap kali ia mengontrol bola, aliran serangan terasa sangat cair dan begitu mengalir dengan baik ke sisi kiri Arsenal. Rosicky sukses mengalirkan 62 umpan akurat dari 69 umpan, dan sukses merebut bola sebanyak sembilan kali.

Meskipun bermain sebagai pengatur serangan, Santi Cazorla sangat aktif bergerak menjelajahi hampir seluruh lapangan. Ia mencatatkan diri sebagai pemain terbanyak yang menyentuh bola dengan angka 115. Cazorla berperan penting untuk mengganggu wilayah N’Zonzi dan sukses menjadi penghubung di setiap lini.

Pergerakan lincah Cazorla membuat lini pertahanan Stoke lebih sering menunggu. Cazorla di pertandingan kali ini tidak berlama-lama menguasai bola. Ia terus aktif membuka ruang di tengah lapangan setelah memberikan umpan tentunya dengan Rosicky sebagai pemimpin di lapangan tengah.



Stoke Kesulitan di Sepertiga Akhir dan Dibuat Tak Berani Ambil Risiko

Sepanjang pertandingan The Potters hanya berhasil melepaskan dua tembakan tepat sasaran; satu tembakan di setiap babak. Secara keseluruhan Stoke memang tidak berbahaya di area pertahanan Arsenal. Persentase keberhasilan umpan Stoke di area pertahanan mereka sendiri mencapai angka 90,28%. Di lini tengah, persentase keberhasilannya umpan Stoke masih terhitung cukup bagus; 85,84%. Namun ketika memasuki daerah sepertiga akhir atau area pertahanan Arsenal, persentase tersebut menurun ke angka 65,76%.

Usaha Stoke untuk melepaskan banyak umpan langsung ke daerah pertahanan Arsenal juga sering gagal. Sepanjang pertahanan, Stoke melepaskan 32 umpan panjang. Hanya 11 di antaranya yang berhasil mencapai sasaran.

Kesimpulan

Lini tengah Arsenal terlihat bermain sangat lepas. Peran Cazorla yang selalu aktif dan Rosicky yang berhasil membuat lini tengah dapat menjaga keseimbangan terutama membantu Alexis nyaman bermain di sisi kiri. Faktor dua pemain tersebutlah yang sulit untuk dipinggirkan di luar 2 gol dan 1 assist yang dicetak Alexis.

Pujian juga rasanya layak dialamatkan kepada Koscielny. Tak hanya mampu memberi rasa aman dan perlindungan di area pertahanan, Koscielny juga mempersulit usaha Stoke untuk meraih angka dengan cara mencetak gol pembuka. Walau secara keseluruhan para pemain Arsenal menunjukkan pertahanan kolektif yang membuat Stoke kewalahan, Koscielny tetap layak mendapat pujian tersendiri.


====

* Dianalisis oleh @panditfootball. Profil lihat di sini

(a2s/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads