Otto Rehhagel

Otto Rehhagel

- Sepakbola
Selasa, 29 Des 2009 15:06 WIB
Otto Rehhagel
- - Rehhagel tidak hanya menjadi pelatih terlama timnas Yunani, akan tetapi ia juga tercatat sebagai salah satu pelatih asal Jerman yang paling sukses sepanjang sejarah.

Rehhagel mengawali sepakterjangnya di dunia sepakbola ketika ia menjadi pesepakbola profesional pada 1960 dan memperkuat Rot-Weiss Essen. Tiga tahun berselang mantan defender itu membela panji-panji Herta Berlin sebelum pensiun di Kaiserlautern pada 1972.

Dua tahun kemudian, manajer yang kini telah menginjak usia 71 tahun tersebut menjadi pelatih Kickers Offenbach sebelum pindah ke Borussia Dortmund. Di bawah tangan Rehhagel, tim berjuluk The Black Yellows itu mencetak kemenangan terbesar dalam sejarah Bundesliga saat mencukur Borussia Monchengladbach dengan skor 12-0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak tahun 1981-1995, Rehhagel melatih Werder Bremen dan sukses membuat Bremen menjadi salah satu tim besar di Jerman. Rehhagel mengantar Bremen meraih dua juara Bundesliga dan sebuah Piala Winners. Tak lama kemudian, ayah satu anak tersebut beralih klub ke Bayern Munich. Di Bayern, Rehhagel namun akhirnya dipecat tepat tiga minggu sebelum Bayern menjuarai Piala UEFA 1996. Nasib Rehhagel hampir sama ketika menangani Kaiserlautern dan memberikan sebuah gelar juara. Akan tetapi akibat konflik internal, Rehhagel pun dipecat.

Tahun 2001, Rehhagel beralih menangani timnas Yunani. Dengan mengusung taktik permainan yang mengandalkan pertahanan kokoh, The Pirate Ship finish di atas Spanyol di babak kualifkasi kemudian secara mengejutkan mampu mengalahkan Prancis, Republik Ceko dan Portugal sehingga akhirnya meraih gelar Piala Eropa 2004.

Tahun-tahun selanjutnya tidak terlalu baik buat Rehhagel. Setelah gagal di Piala Konfederasi 2005 dan Piala Eropa 2008 tidak lantas menghilangkan pekerjaan 'King Otto'. Rehhagel justru membuktikan bahwa Yunani belum habis dengan finis kedua di bawah Swiss di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 sebelum melaju ke putara final turnamen tersebut dengan menyingkirkan Ukraina di play off. (din/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads