'Gajah Putih' Diminta Tak Remehkan Myanmar

'Gajah Putih' Diminta Tak Remehkan Myanmar

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Senin, 26 Nov 2012 18:08 WIB
Gajah Putih Diminta Tak Remehkan Myanmar
Bangkok -

Secara kualitas pemain jelas Thailand lebih superior dibanding Myanmar. Namun, demi tiket lolos ke semifinal 'Gajah Putih' diminta tak meremehkan lawannya yang dinilai akan menyulitkan.

Thailand akan berduel dengan Myanmar di laga kedua Grup A AFF Suzuki Cup 2012, Selasa (27/11) malam WIB. Thailand akan jadi unggulan selain karena mereka tuan rumah, juga di pertandingan pertama mereka menang 2-1 atas Filipinan sementara Myanmar imbang dengan Vietnam 1-1.

Namun, hasil laga Myanmar lawan Vietnam membuat Thaland diminta mewaspadai Myanmar yang kini dilatih orang Korea Selatan, Park Sung-wha. Apalagi rekor pertemuan Thailand dengan Myanmar tak begitu bagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari empat kali bertemu cuma sekali Thailand menang yakni dengan skor 3-1 di tahun 2000. Sementara tiga laga lainnya di tahun 1998, 2004 dan 2007 berakhir imbang 1-1.

Plus fakta bahwa kekuatan tim-tim yang ada di ASEAN saat ini relatif tak berbeda jauh di mana Thailand pun sempat kesulitan saat menang dari Filipina dua hari lalu.

"Kami harus menang untuk menjami kelolosan kami ke semifinal. Laga kontra Myanmar tidak akan berjalan mudah. Mereka bukan tim lemah, orang-orang boleh bilang bahwa mereka tidak punya pengalaman di sepakbola. Sepakbola Asia Tenggara tidak mudah, banyak negara yang tampil lebih baik dari sebelumnya," tutur pelatih Thailand, Winfried Schafer, dalam konferensi pers seperti dikutip dari situs resmi turnamen.

"Kami harus tampil sekuat seperti saat melawan Filipina dan kami butuh sedikit keberuntungan. Tim ini sudah siap untuk laga nanti - semangat di kamp latihan sangat, sangat tinggi," sambungnya.

Lebih lanjut Schafer juga akan meminta Thailand mengamati khusus permainan Kyi Lin, gelandang enerjik Myanmar yang brmain apik saat melawan Vietnam lalu.

"Saya melihat lewat DVD laga Myanmar kontra Vietnam. Saya tahu dia. Jika kami ingin menghentikan pemain ini, kami harus menjaganya agar tidak mendapatkan bola," tutup pelatih asal Jerman itu.

(mrp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads