Acara pelepasan dimulai pukul 20.00 WIB. Acara tersebut dihadiri Ketua BTN La Nyalla Mattalitti, Wakil Sekjen PSSI Joko Driyono, perwakilan dari Komite Eksekutif PSSI, serta 23 pemain, dan tim pelatih.
Dalam rangkaian acara pelepasan itu, Joko menyempatkan diri untuk mengenalkan para pemain satu per satu berikut jajaran pelatih dan ofisial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya saya mau tanya yang Muslim siapa? Saya hanya ingatkan kepada saudara-saudara jika nanti bertanding jangan lupa berdoa dan salat."
"Saya yakin insya Allah akan menang. Kami ingin saudara berangkat ke Vietnam, lawan Laos, dan Filipina karena kami mempunyai harapan timnas lolos ke semifinal," kata pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menjanjikan bonus kepada para pemain jika bisa memenangi pertandingan fase grup, bahkan jika lolos sampai babak semifinal dan final Piala AFF.
"Kami dari PSSI akan memberi apresiasi kepada Anda, jika berhasil menang melawan Vietnam maka akan memberi bonus 25 ribu USD, menang lawan Filipina sebesar 20 ribu USD, sementara untuk Laos bonusnya nol. Ini memang semakin ke sini, semakin kecil besarannya," sebut dia.
"Tapi, kalau masuk semifinal Anda akan mendapat 50 ribu USD, sementara untuk lolos final kita akan bertemu di Jakarta untuk membicarakan itu. Mudah-mudahan kalian dapat bermain bagus, dan Allah meridhai kalian semua," ujarnya mengakhiri sambutan.
Sementara itu, sang pelatih Alfred Riedl tidak terlalu mempermasalahkan soal bonus. Baginya yang penting adalah pemain bisa menang dalam pertandingan.
"Jumlah uang tidak penting. Terpenting pemain itu fight dan bisa menang dalam setiap pertandingan," katanya.
Boaz Salossa dkk. dijadwalkan akan berangkat Selasa (18/11/2014). Indonesia tergabung di Grup A bersama dengan Vietnam, Filipina, dan Laos. Pada 22 November mendatang, Indonesia akan melakoni laga perdana melawan Vietnam.
(mcy/roz)










































