Dalam laga terakhir Grup A AFF Suzuki Cup 2014, Indonesia memang sukses menaklukkan Laos dengan skor 5-1. Meski menang, tim ''Merah-Putih'' tetap gagal melaju ke babak semifinal karena hanya finis di posisi ketiga dengan 4 poin.
Meski demikian laga itu memunculkan secercah harapan usai keputusan Alfred Riedl menurunkan sejumlah pemain muda, yang di dua pertandingan awal cuma duduk di bangku cadangan. Mereka adalah Evan Dimas dan Ramdani Lestaluhu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evan Dimas bikin satu gol dan satu assist, serta mampu jadi pengatur permainan yang oke di lini tengah. Sementara Ramdani bertugas bikin dua dari lima gol kemenangan 'Skuat Garuda'.
Kehadiran keduanya pun membuat permainan berbeda. Jika pada pertandingan melawan Filipina, timnas lebih terlihat memainkan umpan-umpan panjang, namun melawan Laos didominasi oleh bola-bola pendek.
Firman yang tidak diturunkan sebagai starter sejak menit awal, mengaku senang melihat penampilan rekan-rekannya yang masih muda itu. Dia menyebut memang sudah saatnya ada pergantian generasi pemain, dari angkatannya ke angkatan Evan Dimas, Ramdani, dan Manahati Lestusen.
Apalagi di Piala AFF tahun ini, Indonesia termasuk tim dengan rataan umur tertua (sekitar 28-29 tahun) dibanding tim-tim lainnya.
"Pemain-pemain muda, mereka lebih siap. Lebih baik sudah saatnya mereka diberi waktu sekarang," ujar Firman singkat.
Ketika ditanya apakah dia berniat untuk pensiun dari timnas? Pemain 33 tahun itu menjawab, "Lihat saja nanti, tapi saya rasa saya sudah cukup," tuntasnya.
(ads/mrp)










































