Sejak pesta sepakbola antara negara-negara Asia Tenggara tersebut dilangsungkan pada 1996, Vietnam dan Malaysia masing-masing sudah dua kali kandas di fase grup; Vietnam pada 2004 dan 2012, sedangkan Malaysia pada 1998 dan 2008.
Pada tujuh keikutsertaannya, Vietnam dan Malaysia tercatat juga sama-sama pernah satu kali juara, satu kali jadi runner-up, empat kali jadi semifinalis atau finis ketiga, dan satu kali di posisi empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Malaysia berjaya tahun 2010, menjadi runner-up tahun 1996, jadi semifinalis 2000, 2004, 2007, 2012, dan menduduki posisi empat tahun 2002.
Walhasil pertemuan kali ini, setidaknya untuk sementara, akan membuat Vietnam dan Malaysia tak lagi punya catatan sama; satu tim dipastikan maju ke final, entah untuk jadi juara atau finis kedua, sedangkan tim lainnya bakal kandas di semifinal.
Namun demikian, tak mudah memprediksi hasil pertandingan di Shah Alam Stadium, Minggu (7/12/2014), dan di My Dinh National Stadium, Kamis (11/12), tersebut. Laman web situs resmi turnamen menyebut bahwa duel Vietnam dan Malaysia di Piala AFF punya kecenderungan berlangsung alot.
Di ajang tersebut pertemuan pertama kedua tim terjadi di fase grup 1998. Saat itu Vietnam menang 1-0 atas Malaysia. Gol tunggal dibuat Nguyen Hong Son ketika laga berjalan lima menit memasuki babak kedua.
Pertemuan berikutnya terjadi di ajang tahun 2000, kembali di fase grup. Kali ini tak ada gol yang lahir dalam skor 0-0. Namun, di turnamen yang sama Vietnam dan Malaysia lalu kembali berjumpa dalam partai perebutan posisi tiga. Gol-gol dari Rosdi Talib dan Rusdi Suparman (dua gol) membuat Malaysia berjaya 3-0.
Dua tahun berselang, partai perebutan tempat ketiga kembali mengetengahkan partai antara Vietnam kontra Malaysia. Kali ini Vietnam melakukan revans dengan kemenangan 2-1 atas Malaysia.
Enam tahun kemudian, dalam turnamen tahun 2008, Vietnam dan Malaysia berjumpa lagi di laga kedua fase grup. Saat itu Vietnam, yang sedang amat butuh kemenangan demi menjaga kans lolos karena kalah di laga pertama, memetik kemenangan 3-2 atas Malaysia dengan gol penentu kemenangan baru lahir empat menit sebelum bubaran. Tahun itu Vietnam juga mampu terus melaju untuk jadi juara.
Pada gelaran tahun 2010 revans ganti dilakukan Malaysia ketika berjumpa dengan Vietnam, saat itu untuk kali pertama, di babak semifinal. Sebagai juara bertahan Vietnam jelas diunggulkan, tapi kemenangan 2-0 di Kuala Lumpur berkat sepasang gol Safee Sali ditambah dengan skor 0-0 di leg kedua berhasil membuat Malaysia maju ke final--dan kemudian jadi kampiun.
Vietnam vs Malaysia di Piala AFF
1998 Fase grup (Hanoi) β Vietnam 1 - 0 Malaysia
2000 Fase grup (Songkhla) β Vietnam 0 - 0 Malaysia
2000 Perebutan posisi tiga (Bangkok) β Vietnam 0 - 3 Malaysia
2002 Perebutan posisi tiga (Jakarta) β Vietnam 2 - 1 Malaysia
2008 Fase grup (Phuket) β Malaysia 2 - 3 Vietnam
2010 Semifinal (1st leg β Kuala Lumpur) β Malaysia 2 - 0 Vietnam
2010 Semifinal (2nd leg β Hanoi) β Vietnam 0 - 0 Malaysia (Malaysia menang agregat 2-0)
(krs/rin)










































