Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, penyerangan terhadap timnas Togo menjelang Piala Afrika menimbulkan keraguan terkait keamanan Afsel. Bahkan sejumlah kalangan menilai penyerangan bersenjata semacam itu bukan tak mungkin dapat terjadi di Piala Dunia.
Hal itu menyita perhatian Pele. Mantan pesepakbola legendaris asal Brasil itu juga mengakui peristiwa naas tersebut turut berdampak pada panitia penyelenggara Piala Dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang terjadi dengan Togo berdampak kepada panitia penyelenggara Piala Dunia," ungkap Pele saat mempromosikan Copa Libertadores di Kolumbia kepada Yahoosports.
"Dia (Mandela) adalah orang yang memiliki dukungan dari seluruh rakyat Afrika Selatan. Dia memiliki kontrol atas semuanya. Kekhawatiran terbesar FIFA adalah jika sesuatu terjadi kepada Mandela," ujarnya.
Kekhawatiran tersebut cukup beralasan. Mandela yang kini sudah mencapai umur 91
tahun merupakan sosok penting di 'negara pelangi' itu. Mantan presiden Afsel
tersebut menjadi pemersatu bangsanya dengan menjadi pelopor gerakan penghapusan apartheid.
(key/key)











































