Di Piala Dunia 2010, Cristiano Ronaldo dkk akan berada satu grup dengan Brasil, Pantai Gading, dan Korea Utara.
"Ini merupakan grup paling berat di kompetisi ini. Semuanya sulit. Jadi penting bagi kami untuk menang, minimal dapat satu poin di laga pertama melawan Pantai Gading," tukas gelandang Simao Sabrosa seperti dikutip dari situs resmi FIFA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang terjadi ketika itu adalah, pelatih Carlos Queiroz tengah mencari tim inti untuk Piala Dunia. Ia memutuskan untuk mempercayakan kepada pemain muda, dan itu membuat kami kesulitan pada awalnya," terang Simao.
Kini tahapan itu sudah dilalui Portugal. Permainan mereka semakin berkembang dan semakin mantap. Lolos dari fase grup menjadi target utama. Namun itu bukan berarti perjuangan mereka selanjutnya menjadi enteng.
"Tujuan utama kami adalah lolos 16 besar. Baru setelah itu kami melihat bagaimana perkembangannya. Bila kami lolos, segalanya mungkin. Sebab bukan tak mungkin kami bisa bertemu Spanyol di babak selanjutnya," tandas Simao.
Para pemain sayap berbakat yang banyak dimiliki negeri di Semenanjung Iberia diharapkan menjadi kunci untuk menghadapi semua tantangan yang ada.
"Sejak kecil kami dilatih dalam sistem di mana pemain sayap selalu memiliki peran utama. Sebagai negara, memiliki pemain sayap yang luar biasa sangatlah penting," tuntasnya. (nar/fjp)











































