Masalah antara Loew dan DFB berawal dari sikap DFB yang memutuskan untuk menunda pembicaraan kontrak baru dengan sang pelatih, usai Loew dan manajer tim Olver Bierhoff dinilai meminta gaji terlalu tinggi.
Selanjutnya DFB membeberkan detil tentang apa yang terjadi dalam proses negosiasi tersebut kepada publik. Hal ini yang membuat arsitek Jerman sejak 2006 itu sangat marah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah sepakat tentang strategi yang jelas untuk Piala Dunia," ujar Loew seperti dikutip dari AFP.
"Kami semua punya tanggung jawab. Bukan hanya untuk DFB namun juga untuk seluruh bangsa Jerman di Piala Dunia. Di belakang tim ini ada jutaan suporter yang ingin dan pasti berharap agar kami berprestasi bagus di turnamen," tambah pengganti Juergen Klinsmann itu.
Presiden DFB Theo Zwanziger mengatakan dalam pembicaraan yang akhirnya berujung perdamaian itu sama sekali tidak dibicarakan soal kontrak. Meski begitu DFB memberikan kepercayaan sepenuhnya pada Loew.
"Tim membutuhkan pelatihnya. Kami mengincar sukses dan saya mengatakan bahwa sukses hanya bisa diraih dengan pelatih ini (Loew)," ujar Zwanziger.
Seperti diberitakan sebelumnya, DFB sendiri berniat mempertahankan trainer berusia 50 tahun itu hingga 2012.
(nar/din)











































