FIFA Awasi 'Jamu' Afrika

FIFA Awasi 'Jamu' Afrika

- Sepakbola
Senin, 22 Feb 2010 07:39 WIB
FIFA Awasi Jamu Afrika
Cape Town - Sejumlah ramuan tradisional di Afrika diduga mengandung zat yang tergolong dalam doping. Tak mau kecolongan, FIFA pun mengawasi "jamu-jamu" tersebut dengan ketat.

Untuk mengatasinya, FIFA pun berniat menggandeng WADA, Badan Anti-Doping Dunia. Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya kemungkinan penggunaan ramuan tradisional Afrika yang mengandung doping. Zat-zat tersebut disinyalir berasal dari tumbuhan-tumbuhan yang hanya tumbuh di Afrika.

Timnas Afrika Selatan juga mengakui adanya kandungan doping dalam sejumlah ramuan tradisional. Melalui dokter timnya, Ntlopi Mogoru, mengatakan bahwa tumbuhan tersebut biasanya tumbuh di negara-negara tropis Afrika seperti Ghana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saja tumbuhan-tumbuhan tersebut memproduksi produk sampingan steroid yang tidak ada dalam daftar WADA dan luput dalam tes doping.

Seperti dilansir Yahoosports, FIFA menanggapi serius terkait masalah ini. Menurut ketua komisi medis FIFA, Michel D'Hooghe, pihaknya akan meminta WADA untuk menganalisis sejumlah tumbuhan Afrika yang dapat memberikan keuntungan 'tidak adil' kepada para atlet.

Maka dari itu, D'Hooghe mengatakan akan membahas persoalan ini lebih lanjut di
konferensi medis FIFA yang akan digelar pekan ini.


(roz/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads