Soal Markas Inggris, FIFA Salahkan Media

Soal Markas Inggris, FIFA Salahkan Media

- Sepakbola
Rabu, 24 Feb 2010 01:00 WIB
Soal Markas Inggris, FIFA Salahkan Media
Cape Town - FIFA bereaksi atas pemberitaan bahwa pembangunan markas tim Inggris di Afrika Selatan baru rampung 50 persen. Otoritas sepakbola dunia itu balik menyalahkan media di Inggris.

Seperti diberitakan sebelumnya, media Inggris The Sun melaporkan bahwa pembangunan markas Rio Ferdinand dkk. di Afrika Selatan baru separuh jalan. Padahal kickoff tinggal berjarak sekitar tiga bulan lagi dan The Three Lions merencanakan akan tiba pada 3 Juni.

Pemberitaan ini dibuat setelah media-media Inggris ikut meninjau kesiapan markas mereka bersama pelatih timnas Fabio Capello.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam perkembangan selanjutnya sekretaris jendral Jerome Valcke dan ketua panitia lokal Danny Jordaan meninjau sendiri lokasi penginapan tim Inggris yang terletak di Royal Bafokeng.

Setelah peninjauan, keduanya mengatakan bahwa berita The Sun merupakan "sampah".

"Apa yang saya lihat sudah jelas merupakan tempat di mana layak ditinggali. Tempat ini memiliki fasilitas hotel modern. Lalu apa lagi yang kalian inginkan?" tegas Valcke seperti dikutip dari Reuters.

Sementara itu Jordaan menunjukkan foto-foto tentang hotel tersebut dan mengatakan bahwa 68 kamar sudah siap digunakan. Hotel tersebut juga sudah digunakan untuk menerima tamu.

Lalu bagaimana sampai ada laporan tentang kondisi yang masih 50 persen itu? Baik Valcke maupun Jordaan mengatakan bahwa area yang masih dalam tahap penyelesaian itu merupakan bagian lain dari hotel.Β  Ada pun dua lapangan latihan dan pusat perawatan medis yang direncanakan memang masih belum sempurna. (nar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads