"Orang-orang di jalanan memberi saya kekuatan yang kemudian saya salurkan pada pemain. Saya merasa kalau publik masih bersama kami," terang Maradona jelang laga ujicoba menghadapi Jerman.
Maradona sudah mengundang kontroversi saat ditunjuk menggantikan Alfio Basile. Minimnya pengalaman melatih membuat bintang 'Tim Tango' di Piala Dunia 1986 itu diragukan bakal kesulitan membimbing Lionel Messi dkk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Media berpikir kalau kami akan finis paling belakang, hal tersebut justru memberi kekuatan yang sangat besar buat kami. Di tahun 1986, mereka bilang kalau kami akan finis belakangan tapi kami justru finis terdepan. Pesan inilah yang saya sampaikan ke pemain," lanjut Maradona di Reuters.
Hal lain yang membuat para pemngkritik makin ramai melancarkan serangan adalah ketidakpahaman Maradona terhadap kekuatan skuadnya sendiri. Hal mana bisa dilihat dari aksi sang pelatih yang memanggil lebih dari 100 pemain dalam 18 bulan masa kepemimpinannya.
Terkait kondisi tersebut, pria 49 tahun itu punya jawaban. Maradona beralasan kalau dirinya tak punya waktu yang cukup banyak bersama timnya dan mengetahui seberapa kuat skuadnya.
"Saya tak pernah bisa menghabiskan waktu sepekan saja bersama tim. Di periode seperti ini, kami tak bisa berbuat banyak di latihan," dalih Maradona.
(din/a2s)










































