Ketika masih memperkuat Marseille, Nasri bermain sebagai gelandang tengah. Dari posisi itulah nama pemain kelahiran 26 Juni 1987 ini mencuat.
Empat tahun di Marseille, Nasri melanjutkan karirnya ke Arsenal mulai tahun 2008. Oleh manajer Arsene Wenger, pemain yang digadang-gadang sebagai salah satu penerus Zinedine Zidane ini banyak dimainkan di posisi sayap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun seringnya bermain di posisi sayap membuat Nasri sedikit khawatir soal kemungkinannya masuk ke skuad Les Bleus untuk Piala Dunia.
"Untuk klub saya bermain di mana saja, dan saya harap hal tersebut tidak mempengaruhi pertimbangan pelatih tim nasional kepada saya," ujarnya dikutip dari ESPN Star.
"Memang sebuah kenyataan bahwa ketika saya dikembalikan ke tengah, saya merasa tampil lebih efektif," sambung pemain Arsenal bernomor punggung delapan itu.
Meski sedikit risau, pemain yang menjadi anggota tim nasional senior sejak tahun 2007 tersebut optimistis bahwa kesempatan itu bakal datang padanya.
"Masih ada waktu sebelum skuad Piala Dunia diumumkan. Dalam beberapa pekan saya merasa saya telah kembali ke performa terbaik dan ini sangat penting untuk mengakhiri musim sesuai dengan sasaran yang sudah ditetapkan," pungkasnya.
(nar/krs)











































