Hal ini dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal Interpol Ronald Noble. Menurutnya, sekitar 20 sampai 25 negara akan menyediakan personil dari kepolisiannya untuk mendukung kepolisian Afrika Selatan dan juga aparat dari para negara peserta Piala Dunia 2010.
"Kerjasama tidak bisa lebih solid lagi," terang Noble di Yahoosports.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di tahap ini tak ada indikasi adanya ancaman langsung terorisme terhadap Piala Dunia. (Tapi) Tak ada yang boleh menanggalkan intelijen terhadap adanya (kemungkinan) ancaman," imbuh Prius.
Tiap akses masuk ke Afrika Selatan akan jadi titik utama pengamanan. Setiap orang yang datang bakal diperiksa dengan menggunakan basis data Interpol berisi data-data mengenai 11 juta paspor curian, yang acap digunakan untuk aksi teroris, kejahatan terorganisir dan tujuan trafficking.
Selain itu, pada beberapa titik di stadion, venue-venue Piala Dunia dan sejumlah tempat lain, aparat juga akan membuat tempat pengecekan identitas dan sidik jari.
(krs/nar)










































