Lagerback ditunjuk sebagai pengganti Shaibu Amodu yang membawa Nigeria menjadi juara ketiga di Piala Afrika lalu. Ini adalah penampilan ketiga Lagerback di Piala Dunia setelah pada 2002 dan 2006 menukangi timnas Swedia.
Untuk Nigeria, keikutsertaannya di Afrika Selatan kali ini adalah yang keempat setelah pada di Amerika Serikat 1994, Prancis 1998 dan Jepang-Korsel 2002. Mereka tergabung di Grup B bersama Argentina, Korsel dan Yunani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalahnya apakah Nigeria mampu untuk melakukannya? Menurut Lagerback, timnya akan mampu tampil maksimal di sana mengingat mereka bukan unggulan dan tentunya bisa tampil lepas untuk mencapai target semifinal yang dicanangkan PSSI-nya Nigeria.
"Nigeria punya kesempatan hebat untuk tampil baik di Piala Dunia. Walaupun saya melatih negara kecil seperti Swedia, saya selalu mempunyai ambisi dan keyakinan kami bisa memenangi setiap pertandingan dan tampil baik," urai Lagerback di situs resmi FIFA.
"Jika anda tak punya keyakinan akan menang di sebuah turnamen, baik sebagai pelatih maupun pemain, maka anda memang tidak pantas berada di sana," tegasnya.
"Bermain bola di level seperti ini adalah tentang menang dan menang. Saya pikir sebuah kesempatan realistis bagi Nigeria untuk bisa melaju sejauh mungkin pada Piala Dunia di Afrika Selatan nanti," tukas pria 61 tahun itu.
Nigeria pun sebenarnya punya kesempatan untuk tampil mengejutkan di sana karena mereka punya sederet talenta berkualitas. Sebut saja Obafemi Martins, Aiyegbeni Yakubu, John Obi Mikel, Daniel Amokachi atau penyerang senior, Nwanko Kanu.
"Kami akan memainkan 4-5-1, 4-4-2, karena menurut pendapat saya ketika anda bertemu tim hebat, anda harus realistis untuk memilih sistem yang akan memberikan anda kesempatan besar untuk menang."
"Inilah tujuan saya dengan Super Eagles. Saya harus menunggu dan mempelajari tim ini sebelum mengetahui pola atau sistem yang terbaik," tutup eks tandem Tommy Solderberg itu.
(mrp/roz)











































