Usia yang sudah tergolong senja bagi seorang pesepakbola tidak mampu meredam hasrat kuat Carlos untuk kembali memperkuat Selecao. Apalagi, kondisi fisik pemain kelahiran 10 April 1973 itu masih cukup fit.
Terbukti setelah kontraknya habis bersama klub Turki, Fenerbahce pada akhir 2009, Carlos masih memiliki daya pikat. Bek sayap yang jago dalam mengeksekusi bola mati itu direkrut oleh klub asal Brasil, Corinthias tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya bahwa pengalaman saya memberikan batasan. Saya telah mendapatkan kembali kepercayaan diri saya dan kepercayaan bahwa saya baik-baik saja dan mampu bermain di Piala Dunia."
"Bagaimana pun, (pelatih) Dunga adalah satu orang yang memberi keputusan akhir. Saya tahu bahwa saya berada di dalam kondisi fisik yang bagik dan saya kembali untuk bermain sepakbola yang bagus.
Carlos adalah salah satu pemain berpengalaman yang dimiliki Brasil. Sejak memperkuat tim Samba pada 1992, pria setinggi 168 cm itu turut mempersembahkan Copa America 1997, 1999, satu trofi Piala Dunia 2002.
(din/din)










































